Kevin De Bruyne Cetak Gol Ke-200 saat Belgia Bungkam Turki: Menikmati Momentum Masih Bisa Berkontribusi

Pemain Timnas Belgia merayakan gol yang dicetak Kevin De Bruyne ke gawang Turki dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Liege, Belgia, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. FOTO/AP

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Kevin De Bruyne kembali menunjukkan kelasnya. Gelandang Belgia itu mencetak dua gol yang menorehkan tonggak penting dalam kariernya saat membawa The Red Devils menang telak 3-0 atas Turki pada UEFA Nations League, Sabtu (3/10/2026).

Dua gol itu menjadi gol ke-200 dan ke-201 sepanjang karier profesional De Bruyne. Meski telah berusia 35 tahun, pemain Napoli itu membuktikan dirinya masih mampu menjadi pembeda di level tertinggi.

De Bruyne menjadi aktor utama kemenangan Belgia atas Turki. Ia membuka keunggulan timnya sekaligus mencatatkan gol ke-200 sepanjang kariernya.

Tidak berhenti di sana, De Bruyne kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Belgia unggul lebih jauh. Gol keduanya membuat koleksi gol sang gelandang mencapai 201.

De Bruyne bahkan menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol kedua melalui tendangan melengkung yang tidak mampu dihentikan kiper Turki.

Penampilan tersebut menjadi bukti usia bukan penghalang bagi De Bruyne untuk tetap memberikan kontribusi besar bagi Belgia.

“Saya mencoba memimpin dengan memberikan contoh kepada para pemain muda, dan mereka mengikutinya dengan mudah,” kata De Bruyne.

“Saya merasa masih bisa memberikan kontribusi. Saya menikmatinya, dan itulah yang paling penting,” lanjutnya.

Selain dua gol De Bruyne, Belgia juga mendapatkan sejumlah peluang lain. Dodi Lukebakio dua kali nyaris mencetak gol, tetapi kedua percobaannya hanya membentur tiang.

Romelu Lukaku Lengkapi Kemenangan Belgia

Belgia akhirnya mengunci kemenangan 3-0 setelah Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ketiga.

Hasil itu membuat Belgia mengoleksi dua kemenangan dan satu kekalahan sejak ditangani pelatih baru, Mark van Bommel. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi ketika menghadapi Prancis.

Kemenangan atas Turki membuat Belgia terus memberikan tekanan kepada Prancis di puncak klasemen League A. Belgia kini hanya tertinggal satu poin dari Les Bleus.

Menariknya, kedua tim akan berhadapan langsung pada pertandingan terakhir periode internasional September/Oktober. Duel tersebut akan berlangsung di Stade de France pada Senin (5/10/2026).

Pertandingan melawan Prancis pun berpotensi menjadi penentu persaingan di papan atas grup sekaligus menjadi ujian besar bagi De Bruyne dan rekan-rekannya di bawah asuhan Van Bommel.(Muh/*)