Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Persaingan sengit di Piala Soeratin Aceh 2026 telah melahirkan tiga juara baru. Tamiang United, Talenta Aceh FA, dan Persada Abdya sukses mengunci gelar di kelompok umur masing-masing dan berhak mewakili Aceh di putaran nasional.
Tamiang United tampil dominan dan dinobatkan sebagai juara Piala Soeratin U-13. Di kelompok U-15, Talenta Aceh FA keluar sebagai kampiun setelah menunjukkan konsistensi sepanjang turnamen. Sementara itu, Persada Abdya menutup rangkaian kompetisi dengan merebut gelar juara U-17.
Bukan Sekadar Juara
Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, menilai keberhasilan ketiga tim ini sebagai buah dari proses pembinaan usia muda yang terus dijalankan di Aceh.
“Keberhasilan mereka bukan hanya capaian kompetitif. Ini adalah bagian dari proses panjang pembinaan sepak bola usia muda di Aceh,” ujar Nazir di Banda Aceh, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, panggung nasional harus menjadi tempat pembuktian. Para juara tidak hanya membawa nama klub, tetapi juga mengemban nama besar Aceh.
“Mereka bukan hanya membawa nama klub. Mereka membawa nama Aceh. Karena itu, kami mendorong ketiga tim ini mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi putaran nasional,” tegasnya.
Ujian Sebenarnya
Nazir menegaskan, keberangkatan ke tingkat nasional harus dijadikan momentum untuk mengukur sejauh mana pembinaan sepak bola usia muda di Aceh telah berkembang.
“Juara itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita melahirkan pemain. Kalau setiap tahun ada kompetisi, tetapi tidak ada pemain yang naik ke level berikutnya, berarti pembinaan kita belum selesai,” katanya.
Ia mendorong klub, sekolah sepak bola, akademi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem pembinaan agar berkelanjutan.
“Jangan puas karena sudah menjadi juara Aceh. Justru setelah menjadi juara, tantangannya semakin berat. Nasional adalah tempat untuk membuktikan kualitas,” ujar Nazir.
PSSI Aceh berharap para pemain, pelatih, dan manajemen ketiga tim mempersiapkan diri secara serius, baik dari aspek teknis maupun mental.
Pengalaman di tingkat nasional diharapkan tidak hanya menjadi ajang bertanding, tetapi juga menambah jam terbang dan menjadi pijakan karier para pemain muda.
Kompetitif
Dengan hasil ini, Tamiang United U-13, Talenta Aceh FA U-15, dan Persada Abdya U-17 resmi menjadi duta Aceh di Piala Soeratin tingkat nasional sesuai kelompok umur.
“Bagi kami, ini kesempatan menguji hasil pembinaan di panggung yang lebih kompetitif. Target kita bukan sekadar ikut nasional. Kita ingin mereka tampil berani, kompetitif, dan menunjukkan bahwa pemain muda Aceh punya kualitas untuk bersaing dengan daerah lain,” pungkas Nazir. (Sdm).






