kabarnanggroe, Banda Aceh –
Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh terus mendorong koperasi di wilayahnya untuk menerapkan sistem pelaporan keuangan yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Senin (13/7/2026), mengatakan bahwa pelaporan keuangan yang baik merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kesehatan dan kredibilitas sebuah koperasi.
Menurutnya, laporan keuangan yang disusun secara akurat tidak hanya penting untuk kepentingan internal koperasi, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, evaluasi kinerja, serta meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat.
“Pelaporan keuangan yang tertib dan akurat akan mencerminkan tata kelola koperasi yang sehat. Ini menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan anggota serta menjaga keberlanjutan usaha koperasi,” ujar Bukhari.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada koperasi, khususnya dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang administrasi dan akuntansi. Langkah ini dilakukan agar setiap koperasi mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku.
Selain itu, Diskopukmdag juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Dengan sistem digital, diharapkan proses pengelolaan data menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan.
“Digitalisasi menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan. Kami mendorong koperasi agar mulai beradaptasi dengan sistem berbasis teknologi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bukhari menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaporan keuangan akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menciptakan koperasi yang profesional dan berdaya saing. Pihaknya juga tidak segan memberikan sanksi kepada koperasi yang tidak menjalankan kewajiban pelaporan sesuai ketentuan.
Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan koperasi di Kota Banda Aceh dapat semakin berkembang, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Komitmen kami adalah memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip-prinsip yang sehat dan transparan. Dengan begitu, koperasi bisa menjadi pilar ekonomi masyarakat yang kuat,” pungkasnya.(ADV)






