Kabarnanggroe.com, Aceh Selatan – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Aceh Selatan dan sekitarnya pada Sabtu 27 Juni 2026 pukul 11.01 WIB.
Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, dalam keterangan tertulis yang diterima RRI menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa berada pada koordinat 3,19 derajat Lintang Utara dan 96,98 derajat Bujur Timur, atau sekitar 32 kilometer di barat Kabupaten Aceh Selatan, dengan kedalaman 10 kilometer.
“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas patahan bawah laut (submarine faulting),” katanya.
Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan dirasakan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan dengan intensitas III hingga IV MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian orang di luar rumah, disertai jendela serta pintu yang berderik dan dinding yang berbunyi.
Meski demikian, hingga laporan ini disampaikan belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG juga mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock) yang terjadi dalam periode pemantauan sejak pukul 11.01 WIB hingga 11.11 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG.(Muh/*)






