Menjadi Dewasa itu, Melelahkan atau Menyenangkan ?

Oleh : Najla Mizata (Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, UIN Ar-Raniry)

Najla Mizata - Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, UIN Ar-Raniry

Kabarnanggroe.com, Siapa bilang jadi dewasa itu gampang dan seru? Iya sih, dulu pas kita kecil kayaknya pengen banget cepat-cepat dewasa, pengen banget bisa melakukan sesuatu tanpa harus disuruh atau dilarang orang tua. Tapi nyatanya, di masa dewasa kita harus menghadapi berbagai rintangan dan tekanan yang bahkan nggak sedikitpun terlintas di benak kita waktu kecil.

Jadi dewasa kukira menyenangkan~

Tapi ternyata sulit dan melelahkan~

Kayak potongan lagu Masa Mudaku Habis karya Ghea Indrawari itu, kita kira ketika kita dewasa akan menyenangkan dan seru, tapi ternyata sangat sulit dan melelahkan untuk dilewati. Ketika kecil dulu, kita diajarkan banyak hal, mulai dari menulis, membaca, menghitung, hingga bagaimana bersikap sopan. Tapi, ada satu hal yang sering tidak diajarkan, yaitu bagaimana menghadapi kehidupan disaat kehidupan itu tidak berjalan sesuai rencana yang kita mau. Tidak ada pelajaran mengenai cara menghadapi kegagalan, mengelola kecemasan, atau bahkan bagaimana bertahan jika kita merasa sendiri.

Di masa dewasa, kita tuh dituntut untuk bisa semuanya sendiri. Jika dulu kemana-mana dan melakukan berbagai hal selalu bersama orang tua, sekarang apa-apa kita harus sendiri. Tibatiba dipecat atasan, tiba-tiba dicopet, bahkan kalau tiba-tiba jatuh motor pun kita harus bisa menyelesaikan masalah itu sendiri. Di masa dewasa ini juga, kita pastinya juga memikul tanggung jawab yang besar, tanggung jawab untuk menjadi sukses, tanggung jawab untuk tidak bergantung kepada orang lain, hingga tanggung jawab untuk menjadi ‘baik-baik saja’ di segala situasi.

Jadi, dengan realita bahwa jadi dewasa melelahkan, bagaimana cara kita agar tetap bisa semangat jalanin hidup ini ?

Jangan Overthinking dengan Hal yang Belum Terjadi

Belum aja sesuatu terjadi, kita udah overthinking duluan. “Nanti kalau gagal gimana?”, “Eh, takut deh,”, “Enggak ah, aku ngga bisa, pasti jelek hasilnya”, dan masih banyak lagi pikiranpikiran negatif yang udah kita input ke dalam otak kita, yang mana hal itu tuh belum tentu akan terjadi.

Menjadi pribadi yang sudah dewasa, kita harus bisa control our mind, not everything that we think will happen. Dengan kita tidak berpikir negatif secara berlebih tentang hal yang akan kita buat, kita akan dapat melakukan hal tersebut dengan lebih baik. Walaupun pasti akan ada hambatan atau tantangan, kita pasti bisa melewati itu semua dengan mudah.

Make True Friends

Ini penting banget. Di tengah gejolak kedewasaan yang harus kita jalani, mempunyai orangorang yang bisa mendengarkan dan mensupport kita dengan tulus itu sangat membantu. Lingkungan sosial yang supportif terhadap apapun yang kita lakukan, akan membuat kita merasa didengar dan dihargai, kita akan lebih semangat menghadapi semua masalah dan menjalani hidup yang kadang-kadang penuh kidding ini.

Eits, tapii.. Jangan sembarangan memilih teman. Jangan sampai kita berteman dengan orangorang yang hanya nongol pas perlu aja (pinjam duit contohnya), atau teman yang curhat panjang lebar, eh pas kita mau curhat dianya malah hilang. Orang-orang seperti itu akan membuat kita drained, capek banget sampai-sampai berefek ke kegiatan sehari-hari kita.

Jalanin Semuanya dengan Happy

Mengerjakan sesuatu dengan mood yang happy, bisa membuat kita lebih bersemangat dan pekerjaan yang harus kita selesaikan itu akan terasa lebih mudah. Coba aja jalanin sesuatu, tapi sambil cemberut, sambil misuh-misuh, sambil menggerutu, bisa-bisa tuh kerjaan bakalan ngga siap dan kita makin tambah kesal.

Karena kita udah bukan anak kecil lagi, kita udah bisa kontrol perasaan dan emosi kita sendiri. Banyakin aja deh itu perasaan bahagianya, jangan banyakin emosi negatif yang lain. Soalnya orang-orang disekitar pasti juga ketularan bahagianya kalau lihat kita bahagia. Semua happy deh!

Sooo, jangan takut lagi jadi dewasa ya! Jadi dewasa ngga semenakutkan itu kok, ada lelahnya, ada juga serunya. Walaupun mungkin banyak hal yang bikin kita shock fisik dan batin, itu semua adalah hal yang bikin kita tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Orang tua mana yang ngga banga lihat anaknya yang dulu masih lugu sekarang udah bisa menyelesaikan masalah hidupnya sendiri dan sukses, wuihh.

Let’s romantize our adult life guys !