Purbaya Tunda Pemberian Insentif Kendaraan Listrik EV 1 Bulan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. FOTO/ Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah memutuskan menunda rencana pemberian insentif khusus untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) selama satu bulan.

Rencananya, pengumuman pemberian insentif tersebut akan dilakukan pada Juni ini. Penundaan itu, kata Purbaya, lantaran proses stimulus masih dalam perhitungan.
“Insentif (kendaraan listrik) EV masih ditunda satu bulan lagi. Ada perhitungan yang masih harus dihitung,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah sebelumnya memastikan akan memberikan insentif bagi kendaraan listrik EV untuk tahun ini. Insentif akan diberikan khusus untuk 100 ribu unit untuk kendaraan roda empat.

Sementara, untuk kendaraan roda dua listrik diberikan insentif sebesar Rp5 juta per unit, yang juga sebanyak 100 ribu unit. Dengan demikian, total pemberian ditujukan sebanyak 200 ribu unit kendaraan EV.

“Nanti kalau kurang 100.000 [unit] lagi, 100.000 [unit] lagi, 100.000 [unit] lagi, 100.000 [unit] lagi. Saya ingin percepat,” kata Purbaya, belum lama ini.

Untuk kendaraan listrik EV, ada yang akan diberikan bebas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100%, dan juga ada yang akan diberikan hanya sebesar 40% saja. Ini akan bergantung terhadap basis bahan baku baterainya.

“Nanti anggarannya kita hitung dan siapkan. Yang jelas saya ingin masuk mulai awal Juni bisa diimplementasikan supaya ada dorongan tambahan di ekonomi,” kata dia.

“Dan juga [diharapkan] ada switch dari pemakaian BBM ke listrik, sehingga impor BBM atau minyak kita bisa berkurang dan membantu daya tahan ekonomi. Itu tujuan kita dari sisi energinya.”

Insentif kendaraan listrik merupakan cara pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM), mengurangi beban subsidi BBM yang ditanggung pemerintah dan mempercepat transisi energi.(Muh/*)