340 Siswa dan Guru SDIT–SMPIT Quantum School Jelajahi 12 Sektor Industri Kreatif di Gedung Amanah Aceh

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Sebanyak 340 siswa dan guru SDIT–SMPIT Quantum School mengikuti kegiatan Fun Trip Edukatif yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 April 2026, di Gedung Amanah Aceh.

Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung berbasis pengalaman dengan mengusung tema: Belajar Aktif, Berkarya Kreatif dan Berjiwa Enterpreneur.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Direktur Amanh Dr. Safwan Nurdin, SE, M.Si sebagai representasi Amanah Aceh dalam prosesi seremonial pembukaan kegiatan fun edutrip Quantum school. Dalam sambutannya mengatakan Apa yang kita sedang berlangsung di Amanah hari ini bukanlah gerakan yang berdiri sendiri. Apa yang kita lakukan adalah bagian dari arus besar pembangunan bangsa, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian bangsa melalui penguatan ekonomi produktif dan ekonomi kreatif berbasis inovasi anak negeri.

Presiden mengingatkan kita bahwa bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang kaya sumber daya alam, tetapi bangsa yang mampu mengolah ide, kreativitas, dan inovasi menjadi kekuatan ekonomi baru. Di sinilah peran strategis anak muda—bukan sekadar sebagai tenaga kerja, tetapi sebagai pencipta nilai.

Di sinilah Amanah mengambil peran. Kita membangun ekosistem bukan sekadar program. Kita menciptakan peluang bukan sekadar kegiatan. Dan yang paling penting, kita menyiapkan generasi muda Aceh bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan dIndonesia.

Bayangkan jika setiap anak muda Aceh mampu menghasilkan karya, membangun usaha, dan menciptakan lapangan kerja. Maka yang kita bangun bukan hanya ekonomi daerah—tetapi kontribusi nyata terhadap kemandirian bangsa Indonesia.

Selama kegiatan, peserta menjelajahi 12 sektor unggulan yang merepresentasikan dunia industri kreatif dan kewirausahaan masa kini, yakni Fashion, UMKM, Laboratorium Atsiri, Kelas Kopi, Green House, Rumah Kemasan, Rumah Teknologi, Budidaya Ikan Nila, Studio Podcast, Studio Musik, Studio Foto, serta sektor Pertanian, Peternakan, dan Pengolahan Limbah.

Founder Quantum School, ayah Rahman Hakim, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan pembelajaran yang diterapkan di sekolah.
“Sektor-sektor yang tersedia di Gedung Amanah Aceh sangat relevan dengan Multiple Intelligences Based yang diajarkan di Quantum School. Melalui kunjungan edukatif ini, kami melihat semakin tumbuhnya minat dan antusias siswa dalam mengembangkan skill serta potensi yang ada dalam diri mereka,” ujarnya.

Tidak sekadar kunjungan, siswa terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif seperti praktik langsung, eksplorasi alat dan proses produksi, serta diskusi ringan di setiap sektor. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana ide kreatif diolah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus memperkenalkan konsep inovasi dan keberlanjutan sejak dini.
“Kami ingin siswa merasakan langsung proses belajar di dunia nyata. Di sini mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba, bertanya, dan memahami,” ujar Miss Riani selaku Kepala sekolah.

Melalui kunjungan di setiap sektor, siswa tidak hanya diperkenalkan pada dunia industri kreatif dan kewirausahaan, tetapi juga diajak untuk memahami proses produksi, inovasi teknologi, hingga pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kreativitas, kemandirian, serta wawasan kewirausahaan sejak dini.

Kegiatan ini juga dipadukan dengan sesi team building kelompok yang bertujuan memperkuat kerja sama, kemandirian, serta kepemimpinan siswa. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, menunjukkan bahwa pendekatan belajar berbasis pengalaman mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masa depan.

Melalui Fun Trip Edukatif ini, SDIT–SMPIT Quantum School menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(Herman/*)