2 Guru Tamu dari Australia Ngajar di Dayah Terpadu Inshafuddin

2 orang guru tamu dari Australia disambut dengan gegap gempita oleh santri dan guru dayah saat apel pagi di Dayah Terpadu Inshafuddin, Senin (30/1/2023). FOTO/DOK DAYAH TERPADU INSHAFUDDIN

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sebanyak 2 orang guru tamu dari Australia mengajar bahasa Ingris di Dayah Terpadu Inshafuddin, hal tersebut diungkapkan ustadzah Mainar, S.Pd, guru bahasa Inggris di Dayah Terpadu Inshafuddin, kehadiran Hilal Yalclm, Mahasiswi Jurusan Arsitektur dan Thuba Scot, Mahasiswi Jurusan Keguruan dalam rangka program Fatih teaching voluntery selama 1 bulan dan akan kembali ke Australia pada 5 Februari 2023 mendatang.

“Sebenarnya ada 40 orang mahasiswa yang berasal dari Australia yang terdiri dari 20 putri dan 20 putra, mengajar pada 60 Sekolah yang ada di Banda Aceh. Mereka berasal dari kampus ternama di Sidney dan Melbourne,” katanya, Senin (30/1/2023).

Ia juga mengatakan, kedua mahasiswi tersebut disambut dengan gegap gempita di Dayah Terpadu Inshafuddin oleh santri dan guru dayah. Kehadiran mereka juga disambut dengan tarian ranup lampuan oleh santri dayah (tingkat SMP), saat apel pagi.

“Insya Allah mereka sampai hari Kamis di Dayah Terpadu Inshafudin khusus mengajar bahasa Inggris di ruang kelas serta berdiskusi budaya muslim di Australia,” ungkap Mainar yang diamini Tgk Nasrul Zahidy, S.Sos Wakil Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin.

Mainar mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi karena salah satu sekolah yang menjadi tempat pembelajarannya merupakan Dayah Terpadu Inshafuddin.

Sementara itu, Hauna Azkia salah seorang santriwati Dayah Terpadu Inshafudin merasa senang bisa berkomunikasi langsung dengan 2 guru tamu dari Australia dan ini sangat baik dalam mengasah kecakapan berbahasa Asing dengan orang luar negeri.

Sebagai informasi, Hauna Azkia merupakan ananda pertama Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Banda Aceh, yang dinobatkan sebagai Santri Prestasi kategori “Queen of Language 2022″. (Muiz/*)