Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Presiden klub Adam Depok FC, Dedi Darwis, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh yang mewajibkan penggunaan pelatih berlisensi minimal D serta memainkan pemain muda dalam setiap turnamen tingkat kabupaten/ kota mulai tahun ini.
Presiden klub sepakbola asal Kabupaten Nagan Raya itu menilai, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mendorong peningkatan kualitas sepakbola di Aceh, khususnya dari level akar rumput hingga ke jenjang yang lebih profesional.
“Kami sangat mendukung kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Asprov PSSI Aceh. Ini adalah langkah yang tepat untuk membangun fondasi sepakbola yang lebih profesional, terutama di level akar rumput,” ujar Dedi Darwis kepada wartawan Media Pos Aceh melalui sambungan seluler, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, kewajiban pelatih berlisensi dan keterlibatan pemain muda tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet sepakbola di daerah.
Oleh karena itu, Dedi Darwis menegaskan bahwa Adam Depok FC siap mengikuti dan mengimplementasikan kebijakan tersebut dalam setiap turnamen yang diikuti. Bahkan, pihaknya telah mulai melakukan pembinaan usia muda sebagai bagian dari persiapan jangka panjang.
“Kami di Adam Depok FC memang sudah memfokuskan diri pada pembinaan pemain muda. Kebijakan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk terus melahirkan pemain-pemain potensial yang bisa bersaing di tingkat daerah maupun nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedi Darwis juga berharap seluruh klub di Aceh dapat mendukung dan menjalankan aturan tersebut secara konsisten, sehingga tujuan peningkatan kualitas sepakbola daerah dapat tercapai.
“Kami berharap semua pihak bisa bersama-sama menjalankan kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab. Jika dijalankan dengan baik, kami yakin sepakbola Aceh akan semakin berkembang dan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas di masa depan,” pungkasnya.(Wahyu)






