Respons Bencana, USK Siapkan Makanan Siap Makan Tahan hingga Satu Tahun

Tim Ketahanan dan Keamanan Pangan Satgas Universitas Syiah Kuala menyiapkan dan mengemas makanan siap makan tahan lama di dapur produksi USK, Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). FOTO/ HUMAS USK

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat perannya dalam penanganan kebencanaan melalui Tim Ketahanan dan Keamanan Pangan Satuan Tugas (Satgas) USK.

Tim yang diketuai oleh Dr. Satriana ini secara berkelanjutan menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap makan tahan lama bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah di Aceh.

Dalam program tersebut, Satgas USK menyalurkan dua menu utama, yakni nasi uduk dengan lauk ikan teri Medan dan telur orak-arik, serta nasi liwet dengan lauk ayam suwir. Seluruh menu diproduksi dengan teknologi pengolahan pangan yang aman dan higienis, sehingga memiliki daya simpan hingga satu tahun dan tetap memenuhi standar keamanan pangan.

Makanan ini pada prinsipnya siap langsung dikonsumsi oleh penerima bantuan. Namun demikian, untuk meningkatkan kualitas rasa dan kenyamanan saat dikonsumsi, masyarakat dianjurkan merendam kemasan dalam air panas selama 2–3 menit sebelum dibuka. Cara ini memungkinkan makanan tersaji lebih optimal tanpa memerlukan peralatan memasak tambahan.

Ketua Tim Ketahanan dan Keamanan Pangan Satgas USK, Dr. Satriana, menjelaskan bahwa penyediaan makanan siap makan menjadi solusi strategis dalam situasi darurat. Menurutnya, kondisi wilayah bencana umumnya ditandai dengan keterbatasan peralatan dapur, sumber energi, serta akses terhadap bahan pangan segar.
“Konsep makanan siap makan memungkinkan bantuan pangan langsung dikonsumsi oleh korban bencana tanpa proses memasak. Ini sangat penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara cepat, praktis, dan tepat guna,” ujarnya.

Selain memproduksi dan menyalurkan makanan, Tim Satgas USK juga memastikan proses pengemasan dan distribusi dilakukan sesuai standar kebersihan dan keamanan. Hingga saat ini, distribusi makanan siap makan terus dilakukan ke sejumlah lokasi terdampak sebagai bagian dari respons kemanusiaan USK dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

Melalui inisiatif ini, USK menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam penguatan ketahanan pangan dan penanggulangan bencana di tingkat daerah maupun nasional.(Tamam/*)