Temuan Korban Banjir Sumatera Mulai Turun, Bertambah 6 Jiwa di Aceh Menjadi 1.112 Meninggal

Tim penyelamat menemukan 1 jenazah korban tenggelam banjir bandang atas nama Mustafa, pensiunan PNS warga Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025) pagi. FOTO/FB.SCREENSHOT

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat  banjir dan longsor yang terjadi di tiga provinsi Sumatera –Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat–bertambah menjadi total 1.112 jiwa per Selasa (23/12/2025) sore.

“Hari ini menjadi 1.112 jiwa meninggal dunia dari tiga provinsi yang artinya bertambah enam jiwa dari jumlah kemarin,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat Konferensi Pers di Youtube BNPB.

Sebelumnya jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera dilaporkan sebanyak 1.106 jiwa pada Senin (8/12/2025).

Berdasarkan jumlah rincian jumlah korban meninggal dunia per provinsi pada hari ini, Aceh mengalami peningkatan menjadi 483 jiwa.

Sedangkan untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak mengalami perubahan, masing-masing sebanyak 369 jiwa dan 260 jiwa.

Muhari menyebut korban hilang bertambah satu orang menjadi 176 jiwa dari yang sebelumnya 175 jiwa pada Senin lalu.

“Untuk korban hilang, kami mendapatkan tambahan satu nama sehingga hari ini terdapat 176 jiwa yang masih terus dilakukan pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan di tiga provinsi,” katanya.

Untuk jumlah korban hilang sebanyak 32 jiwa di Provinsi Aceh serta 72 jiwa di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Sedangkan untuk jumlah pengungsi banjir Sumatera masih di angka 498.447 jiwa. Hal ini berkurang dari Senin (22/12/2025) lalu, yang berjumlah 502.570 jiwa.

Muhari mengatakan pihaknya terus memberikan dukungan dan kebutuhan baik dari segi sandang maupun pangan bagi para pengungsi.

“Berikutnya ada 498.447 jiwa yang masih mengungsi ini terus kita dukung kebutuhan makanan dan non-makanan,” ujarnya.(Muh/*)