Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Empat pemain PORA Aceh Besar dibawah kapten tim Luthfi Saiki Zaidan berhasil membawa Blang Bintang sebagai champion atau juara sepakbola Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Aceh Besar 2025.
Laga final, Blang Bintang vs Pulo Aceh dilangsungkan di Lapangan Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho pada Kamis (11/9/2025) sore, dimulai pukul 6.30 WIB disaksikan langsung oleh Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris atau yang lebih akrab dengan panggilan Syech Muharram dan pejabat teras Pemkab Aceh Besar.
Begitu wasit M Yasir meniup pluit, pertanda kick-off babak pertama, anak-anak muda Blangbintang langsung menginisiasi serangan dimotori gelandang elegan, M Raffa Athary.
Kapten tim Blang Bintang, Lutfhi yang berperan sebagai winger kiri bermain apik dalam pertandingan ini, bahkan sering merepotkan area pertahanan Pulo Aceh pada awal-awal babak pertama.
Pada suatu skema serangan yang diterapkan oleh pelatih Blang Bintang, Miftahul Khairi yang akrab dipanggil ‘Jokowi’ membuahkan hasil. Luthfi yang sedang menggiring bola di luar area kotak penalti, dijegal oleh pemain Pulo Aceh.
Wasit M Yasir dibantu dua hakim garis, Samsul Guadi Nago dan Radiansyah langsung memberi tendangan bebas kepada Blang Bintang. Raffa yang maju sebagai penendang, berhasil mengelabui kiper Pulo Aceh, sehingga bola bersarang ke gawang yang membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk Blangbintang pada menit ke-7.

FOTO/ MURSALIN
Gol cepat anak-anak muda Blang Bintang membuat pemain Pulo Aceh mulai kehilangan kepercayaan diri, sebaliknya pemain Blangbintang semakin bersemangat dalam melakukan serangan untuk menambah pundi-pundi gol.
Anak-anak muda Pulo Aceh yang berhasil membungkam tuan rumah Kota Jantho dalam babak semifinal dengan skor 3-1, tidak mampu berbuat banyak dalam mengimbangi permainan anak-anak Blangbintang yang memiliki jam terbang lebih tinggi.
Pada babak pertama ini, anak-anak Blang Bintang lebih banyak menguasai permainan, sebaliknya pemain Pulo Aceh lebih banyak melakukan serangan balik, tetapi dengan cepat dipatahkan oleh dua bek tangguh, M Al.Malky dan M Dzaki Najwan.
Pelatih Blang Bintang, Jokowi menerapkan pola yang dilakoni oleh pelatih PSAB, Mukhlis Nakata, memanfaatkan luasnya lapangan untuk melakukan serangan atau juga bertahan.
Jokowi yang terus mendampingi pelatihan pemain PSAB oleh Nakata dan M Hidayat, termasuk Rian Apriliansyah paham betul strategi yang akan digunakan untuk mematahkan serangan lawan dan sebaliknya, mengefektifkan serangan dari berbagai sisi, baik dari sayap maupun lapangan tengah.
Sejumlah filosofi Mukhlis Nakata juga dimanfaatkannya untuk memberi semangat kepada pemain, sehingga berhasil meraih juara pada cabang olahraga paling bergengsi dalam ajang PORKAB Aceh Besar 2025.
Dengan strategi yang diterapkan untuk pemain Blangbintang, baik dari PORA maupun non-PORA, Miftahul Khairi berhasil memadukan tim, sejak dari kualifikasi sampai final sepakbola PORKAB, bahkan menjadi juara.
Kembali lagi ke pertandingan babak pertama, anak-anak Pulo Aceh sebenarnya juga memiliki sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi skema serangan dapat dibaca dengan mudah oleh pemain Blang Bintang, sehingga tidak ada gol ke gawang Blangbintang
Bahkan, sebaliknya, serangan demi serangan yang dilakukan pemain Blang Bintang, kembali membuahkan hasil. Permainan satu dua yang diperlihatkan pemain Blangbintang, termasuk Luthfi yang berada di sayap kembali bersarang menjadi gol.
Lutfhi yang merangsek kencang ke area pertahanan Pulo Aceh, memberi umpan terobosan kepada seorang pemain Blangbintang yang berdiri bebas di luar area kotak penalti.
Melalui tendangan first time, Abdul Rauf berhasil melakukan tendangan melambung terukur yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Pulo Aceh, sehingga skor kembali berubah menjadi 2-0 pada menit ke-26.
Anak-anak muda Pulo Aceh yang mulai terpukul atas tambahan gol tersebut, tetap berusaha melakukan serangan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi tidak ada yang menjadi gol.
Sedangkan anak-anak Blang Bintang yang sudah berada di atas angin mulai bermain lebih tenang dengan lebih banyak memainkan bola untuk memberi tekanan kepada anak-anak Pulo Aceh yang juga ingin menjadi juara.

FOTO/ MURSALIN
Di tengah-tengah aksi jual-beli serangan, Blang Bintang kembali menambah gol melalui tendangan bebas yang kembali dilesatkan oleh Raffa ke gawang Pulo Aceh pada menit ke-41, sehingga skor berubah menjadi 3-0.
Sampai wasit M Yasir meniup pluit pertanda babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol, dengan keunggulan sementara Blang Bintang 3-0 atas Pulo Aceh.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin tinggi, dengan anak-anak Pulo Aceh mengambil inisiatif serangan, tetapi terus gagal. Begitu juga dengan anak-anak Blangbintang, kembali berusaha menambah pundi-pundi gol, tetapi tidak juga berhasil.
Sampai babak kedua berakhir, tidak ada tambahan gol, sehingga Blang Bintang ditetapkan sebagai juara sepakbola PORKAB Aceh Besar 2025, sekaligus meraih medali emas untuk Kecamatan Blangbintang.
Namun, begitu wasit meniup pluit, para pemain Blang Bintang langsung berhamburan ke pinggir lapangan untuk merayakan kemenangan bersama pelatih dan tim ofisial yang juga tampak sangat gembira.
Seusai laga, Bupati Aceh Besar, Syech Muharram menyerahkan Piala Sepakbola PORKAB Aceh Besar kepada kapten tim Blang Bintang, Luthfi dan dilanjutkan pengalungan medali dan foto bersama.
Selamat kepada tim Blang Bintang dibawah pelatih Miftahul Khairi, yang sebelumnya hanya pendamping pelatih PSAB, kini sudah mampu menunjukkan jati diri sebagai pelatih yang meraih juara tingkat kabupaten.(Muh)
Juara Sepakbola PORKAB Aceh Besar
1. Blang Bintang
2. Pulo Aceh
3. Kuta Baro
4. Kota Jantho
Susunan pemain Blang Bintang:
* Raqil
* Angkasa Dewa Syawal
* Muhammad Maliky (PORA)
* M Dzaki Najwan (PORA)
* Arabi
* M Rafa Fathary (PORA)
* Azizul Muqaddisi
* Ilham
* Luthfi Sakhi Zaidan (PORA)
* Abdul Rauf
* Faihan
Pemain Pulo Aceh, di antaranya:
* Muhammad Aulia
* Zaki
* Mirza
* Israk
* Rijal
* Nailul
* Azam
* Baiya.






