Musda Korpri 2025, Bupati Agara: Korpri Harus Memiliki Jiwa Melayani Masyarakat

Bupati Agara H. M. Salim Fakhry memberi sambutan dan sekaligus membuka Musda Korpri Kabupaten Aceh Tenggara, di Oproom Setdakab. Senin (19/5/2025).FOTO/ DISKOMINFO AGARA

Kabarnanggroe.com, Kutacane – Musyawarah Daerah (Musda) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Aceh Tenggara dilaksanakan di Oproom Setdakab. Senin (19/5/2025). Musyawarah daerah yang dilakukan 5 tahun sekali ini menandakan berakhirnya masa jabatan kepengurusan priode 2014-2022.

Musyawarah Daerah Korps Pegawai Negeri Sipil merupakan salah satu wadah Pegawai Negeri Sipil digelar dengan tujuan untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan yang lama dan membentuk kepengurusan yang baru.

Pada saat pembukaan musyawarah, Bupati Aceh Tenggara mengatakan, Musyawarah Kabupaten Korpri tahun 2025 yang dilaksanakan, harus dijadikan momentum untuk mendorong akselerasi transformasi Korpri menjadi Korps profesi Aparatur Sipil Negara, yang semakin moderen dan profesional, sesuai dengan Undang-undang ASN Nomor 20 Tahun 2023.

“Korpri hari ini berhadapan dengan perubahan yang cepat teknologi yang menimbulkan disrupsi, di semua lapangan kehidupan. ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi, masyarakat membutuhkan program yang inovatif, solusi yang kreatif, cepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang ada,” jelas Bupati.

Oleh sebab itu Bupati H. M. Salim Fakhry mengatakan ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian bagi ASN di kalangan pemerintah Aceh Tenggara. “Korpri harus mampu mengajak dan mendorong seluruh ASN memiliki orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, harus memiliki jiwa melayani masyarakat bukan justru minta di layani oleh masyarakat.” ungkapnya

Bupati juga melanjutkan bahwa Seluruh sumber daya dan kewenangan yang diberikan kepada ASN harus mampu di gunakan secara akuntabel. “otoritas harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat, dan di pergunakan untuk memberdayakan masyarakat.” Sambungnya

Di era disrupsi H. M. Salim Falhri berharap seluruh anggota Korpri harus mau dan harus mampu beradaptasi dalam perubahan, Korpri harus mampu meningkatkan kompetensi diri sehingga menjadi trendsetter bukan hanya sebatas pengikut.

Para PNS yang tergabung dalam Musda Korpri Kabupaten Aceh Tenggara untuk bahu membahu menyukseskan agenda Musda di Oproom Setdakab. Senin (19/5/2025).FOTO/ DISKOMINFO AGARA

“ASN harus bersikap terbuka dengan menghilangkan semua ego, karena banyak masalah yang tidak bisa dikerjakan oleh satu dinas atau satu disiplin ilmu, maka kolaborasi lintas organisasi lintas ilmu dan lintas profesi adalah kunci dalam menghadapi tantangan masa depan.” Terang Bupati.

Melihat Kabupaten Aceh Tenggara memiliki sosial budaya yang sangat beragam dan terdiri dari beberapa agama, oleh karena itu Bupati menegaskan bahwa Korpri harus menjadi kekuatan yang mempersatukan, untuk membangun tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Musyawarah Korpri tahun 2025, diikuti Sekretaris Daerah Yusrizal, Ketua Umum Korpri priode 2014-2022 MHD. Riduan, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Aceh Tenggara, Para Staf Ahli. Para Asisten, para kepala OPD, dan Para Camat.

Setelah dilaksanakan pembukaan musda Korpri, kepengurusan periode 2014-2022, menyampaikan laporan pertanggungjawaban nya secara rinci di hadapan anggota Korpri.

Lebih lanjut lagi diagenda terakhir dilakukan pemilihan kepengurusan Korpri yang baru untuk 5 tahun kedepan secara aklamasi, seluruh anggota Korpri sepakat memilih Sekretaris Daerah Yusrizal terpilih sebagai ketua Korpri Kabupaten Aceh Tenggara untuk masa jabatan 2025-2030.(Ilyas/*)