Kabarnanggroe.com, Takengon – Jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Aceh menggelar Rapat Koordinasi Gabungan (Rakorgab) Membangun Ekonomi Aceh dengan tema “Dari Aceh untuk Indonesia”, di Takengon, Aceh Tengah. Demikian siaran pers Kemenkeu Perwakilan Aceh yang diterima Media Pos Aceh, Senin (21/08/2023).
Kegiatan yang dihadiri Pj Bupati Aceh Tengah Ir T Mirzuan MT dan Bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga M.Si itu, berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu (19/08/2023) untuk kegiatan Rakorgab dan Kurasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan Minggu (20/08/2023) untuk kegiatan UMKM Expo.
Selain kedua kepala daerah dataran tinggi Gayo tersebut, kegiatan ini dihadiri pula oleh para pejabat di lingkungan Kemenkeu Aceh, pimpinan Bank Indonesia (BI) Aceh, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Malikussaleh (Unimal), Universitas Gajah Putih (UGP), UIN Ar-Raniry, IAIN Takengon, PT Pembangunan Aceh, PT Perta Arun Gas, PT Pos Aceh, dan PT Sarana Multi Infrastruktur.
Kegiatan Hari Pertama
Hari pertama kegiatan berlangsung di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Takengon, Aceh Tengah, dengan kegiatan Rapat Koordinasi Membangun Ekonomi Aceh dan Kurasi UMKM.
Pj Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah hadir sekaligus memberikan kata sambutan dalam acara ini. Kemudian, dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Kemenkeu Perwakilan Aceh, Safuadi selaku Keynote Speech.
Dalam kesempatan tersebut, Safuadi yang juga Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Aceh menyampaikan, gambaran tentang tantangan dan peluang pengembangan ekonomi di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Tengah dan Bener Meriah.
“Kita harus bisa menonjolkan keunikan potensi wilayah kita masing-masing dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang ekonomi yang ada,” katanya.
Selanjutnya, penyampaian paparan secara berturut-turut dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Izharul Haq, dengan materi “Kinerja Penyaluran KUR dan Umi di Aceh”.
Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh, Imanul Hakim Ak MSF, dengan materi “Skema Creative Financing untuk Meningkatkan Kemandirian Fiskal di Aceh”.
Dan, Kakanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh, Nofiansyah dengan materi “Optimalisasi Aset dan Pemberdayaan SMV untuk Ekonomi Daerah”.
Pemaparan juga disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Rony Widijarto Purubaskoro dengan materi “Meneropong Makro Ekonomi Aceh”.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Ahmadriswan Nasution dengan materi “Dampak Realisasi Belanja Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Aceh”.
Terakhir, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Yusri dengan materi “Layanan Keuangan Digital dalam rangka Mendorong Ekonomi Aceh”. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanggapan atas materi yang telah disampaikan.
Kegiatan Hari Kedua
Kegiatan hari kedua dilaksanakan dalam bentuk UMKM Expo yang berlokasi di Simpang Polres Aceh Tengah. Adapun rangkaian kegiatan UMKM Expo ini adalah Jalan Sehat yang dimulai pukul 07.00 WIB dilanjutkan dengan senam bersama bagi peserta jalan sehat dan warga masyarakat yang hadir.
Setelah acara senam bersama, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan pelaksanaan kegiatan Bazar UMKM yang diikuti oleh UMKM Binaan Kementerian Keuangan maupun UMKM yang ada di Aceh Tengah dan sekitarnya.
“Acara Bazar berlangsung meriah karena ada berbagai pertunjukan di panggung yang telah disediakan dan diselingi dengan pengundian door prize bagi peserta jalan sehat,” demikian siaran pers Kemenkeu Perwakilan Aceh. (WD/Ask/*)






