Daerah  

Diantara Gema Terimakasih dan Gaung Harapan Warga Lamkabeu Kepada Pemkab Aceh Besar

Arjuna (52) baru siap berbelanja pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar bekerjasama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh di halaman Masjid Jami’ Al-Hidayah Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem, Selasa (20/6/2023). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kabarnanggroe.com, PASAR MURAH menjadi jawaban paling dinanti oleh masyarakat di Aceh Besar,di tengah geliat potensi inflasi yang mengintai mereka. Karenanya, jangan heran ketika Pasar Murah dibuka di kawasan titik titik yang ditentukan, animo masyarakat luar biasa. Mereka seperti mendapatkan oase di tengah padang pasir. Konon lagi, saat ini masyarakat dikepung oleh beragam kepentingan, menjelang Idul Adha. Karenanya, hanya satu yang terdengar ‘koor terimakasih’ ketika Pasar Murah digelar.

“Ini memang milik kaum akar rumput, yang didesak ragam kebutuhan menjelang Idul Adha. Walau tak seberapa, pemerintah di antara deru geliat kepentingan rakyat, di tengah potensi impitan ekonomi akibat inflasi. Pokoknya pemerintah hadir untuk rakyat dalam kondisi bagaimanapun,” kata Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM.

Hari ini, Selasa (20/06/2023), Pasar Murah untuk rakyat akar rumput itu dilaksanakan di Gampong Meunasah Tunong, Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar. Sebuah kawasan yang berada di lembah Gunung Seulawah Agam.

Tak ayal, warga di sana menyambut antusias keberadaan Pasar Murah, yang selama ini jarang menyentuh mereka. Mereka mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar yang telah menggelar pasar murah di halaman Masjid Jami’ Al-Hidayah Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem, Selasa (20/6/2023).

Pasar murah yang digelar selama ini di Kabupaten Aceh Besar memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tak sedikit dari warga yang menginginkan kegiatan serupa bisa dilaksanakan terus dalam skala yang lebih besar.

Menurut warga Kemukiman Lamkabeu tersebut, pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar bekerjasama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh yang menyediakan 330 kupon paket pasar murah tersebut tidak cukup bagi warga di sana, salah satu warga gampong dikemukiman tersebut meminta Pemkab Aceh Besar untuk menggelar kembali atau menambahkan kegiatan pasar murah jelang hari raya Idul Adha.

Seorang warga Kemukiman Lamkabeu Cut Nurhayati (54) yang baru siap berbelanja pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar bekerjasama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh di halaman Masjid Jami’ Al-Hidayah Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem, Selasa (20/6/2023). FOTO/ MC ACEH BESAR

Seorang wanita paruh baya Cut Nur Hayati (52) mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Besar yang telah menggelar Pasar Murah diwilayah Kemukiman Lamkabeu. Menurutnya pasar murah tersebut sangat membantu dirinya dan warga lain dalam mendapatkan harga yang relatif murah dari harga yang dijual saat ini di pasar-pasar.

“Terimakasih kepada bapak dan ibu dari Pemerintah Aceh Besar yang telah menggelar pasar murah digampong kami, dengan kondisi ekonomi daerah kami yang terjepit hari ini, sudah sangat terbantu dengan kehadiran pasar murah ini. Karena dengan harga yang murah ini, kami bisa membeli setidaknya lima komoditi kebutuhan pokok dalam keluarga, jika di pasar mungkin hanya bisa membeli dua atau tiga komoditi saja,” ujarnya.

Hal senada juga diucapkan oleh warga lainnya Arjuna (52) yang telah selesai berbelanja, menurutnya pasar murah di Kemukiman Lamkabeu baru pertama kali digelar oleh Pemkab Aceh Besar, dan dirinya bersama dengan warga yang lain meminta Pemkab Aceh Besar agar menggelar kembali kegiatan pasar murah di daerah itu, karena pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat Lamkabeu untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang lebih murah dari harga pasar.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Besar karena telah menggelar pasar murah dengan harga subsidi di kemukiman kami, semoga kegiatan ini terus diadakan dan jika bisa di kemukiman kami juga digelar kembali kegiatan serupa,” ungkapnya.

Selain Cut Nur Hayati dan Arjuna warga lainnya juga mengharapkan hal yang sama, Azimah (47) ibu rumah tangga dari Gampong Meunasah Tunong tersebut juga mengharapkan agar Pemkab Aceh Besar kembali menggelar pasar murah pada hari meugang atau jelang hari raya Idul Adha diwilayah Kemukiman Lamkabeu.

Karena menurutnya selain harga yang telah disubsidi atau murah, warga tidak perlu keluar lagi ke Peukan Seulimuem untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga, karena jaraknya ke Seulimuem juga terbilang jauh.

“Saya sangat bersyukur dengan kehadiran pasar murah ini, semoga ini bukan yang terakhir digelar disini, melainkan awal permulaan bagi kami untuk mendapatkan dan merasakan harga komoditi yang relatif murah dari harga yang diperjualkan di pasar, selain masalah harga, kegiatan seperti ini juga membantu kami mendapatkan kebutuhan dapur tanpa harus pergi kepasar yang jaraknya juga terbilang jauh,” terangnya.

Sementara itu Faisal (50) yang baru saja mendapatkan kupon belanja mengatakan dirinya sedang memegang kupon antrian nomor urut 288 dan berencana akan membeli satu paket belanja dengan harga Rp. 161.000 dan jika diizinkan dirinya akan membeli dua paket dengan satu kupon ditangan. Karena menurutnya ini merupakan kesempatan baginya dan warga lain untuk mendapatkan barang dengan harga yang murah.

“Jika kita kepasar bawa uang Rp. 161.000 tidak cukup untuk membeli lima komoditi seperti yang dijual hari ini, karena harga telur hari ini dipasar sudah mencapai Rp. 53.000 sampai 55.000 perlempeng, jadi ini kesempatan besar bagi warga apalagi menjelang lebaran,” tutupnya.

Adapun untuk harga pasar murah yang digelar di Halaman Masjid Jami’ Al-Hidayah Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem beras 5 kg Rp. 40.000/sak, gula pasir 2 Kg Rp. 20.000, minyak goreng 2 liter Rp. 30.000, telur ayam satu papan (30 butir) Rp.46.000 cabe merah ukuran ½ Kg dijual Rp. 9.000 dan bawang merah ½ Kg dijual Rp.16.000 dengan total satu paket Rp. 161.000. (Cek Man/*)