Tgk Hamdani Ingatkan Jamaah untuk Mengalihkan Empat Hal Menuju Jalan Ketaatan

Para jamaah mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh Tgk Hamdani SHI, di Mesjid Al-Munawwarah Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (31/10/2025). FOTO/ WAHYU

Kabarnanggroe.com, Meureudu – Khatib Jumat Tgk Hamdani SHI, mengingatkan para jamaah tentang pentingnya melakukan peralihan dari empat hal yang bersifat duniawi menuju empat hal yang bernilai akhirat. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di Mesjid Al-Munawwarah Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (31/10/2025).

Dalam khutbahnya, Tgk Hamdani menekankan, seorang mukmin sejati hendaknya mampu mengendalikan diri dengan mengalihkan orientasi hidupnya dari kesenangan dunia menuju amal yang bermanfaat bagi akhirat.

“Barangsiapa yang meninggalkan empat hal lalu menuju ke empat hal yang lain, maka dia termasuk orang yang beruntung,” ujar Tgk Hamdani di hadapan jamaah.

Empat hal yang dimaksud, lanjutnya, adalah pertama, mengalihkan tidur menuju ke kuburan, yakni meninggalkan kenikmatan tidur dengan memperbanyak amal ibadah sebagai bekal untuk kehidupan setelah mati.

“Dengan meninggalkan enaknya tidur dan memperbanyak amal ibadah, kita sedang mempersiapkan diri untuk beristirahat di alam kubur dengan tenang,” jelasnya.

Kedua, mengalihkan kebanggaan diri menuju timbangan amalan, yaitu menanggalkan kesombongan dan memperbanyak amal saleh.

“Kita tidak akan dinilai dari kebanggaan atau status duniawi, tetapi dari timbangan amal yang akan menjadi ukuran di akhirat,” sambungnya.

Ketiga, mengalihkan rasa nyaman badan untuk menjauhi segala larangan Allah SWT. Menurut Tgk Hamdani, manusia kerap terbuai dengan kenyamanan jasmani hingga lalai terhadap larangan Allah.

“Kadang kita lebih memilih nyaman daripada taat, padahal ketaatan itulah yang menyelamatkan kita dari azab,” tegasnya.

Dan keempat, mengalihkan hawa nafsu kepada surga, yakni melawan keinginan duniawi demi meraih ridha Allah SWT.

“Apa saja yang tidak disukai oleh hawa nafsu—seperti shalat, puasa, dan zakat—justru itulah jalan menuju surga,” imbuhnya.

Khutbah yang sarat makna tersebut mengingatkan jamaah untuk merenungkan kembali arah hidup di tengah rutinitas duniawi. Shalat Jumat di Masjid Al-Munawwarah kali ini dipimpin oleh Imam Tgk Ruslan AR, dengan Muadzin Tgk Muammar Zuhair.(Wahyu)

Exit mobile version