PT MIFA Bersaudara Gandeng Kiat Advisory

* Gelar Pelatihan UMKM untuk Aceh Barat Maju dan Berkembang

Para peserta sedang mengikuti pelatihan pengembangan UMKM di selenggarakan oleh PT MIFA Bersaudara bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Bangun Negeri (KIAT Advisory) di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (31/1/2026) FOTO/ HUMAS MIFA

Kabarnanggroe.com, Meulaboh – PT MIFA Bersaudara bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Bangun Negeri (KIAT Advisory) resmi meluncurkan program pelatihan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (31/1/2026). Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat pasca-bencana, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Manajer CSR dan Corporate Communication PT MIFA Bersaudara, Teungku Khadafi mengatakan pogram pelatihan tersebut mencakup pengembangan dan inovasi produk, penguatan pemasaran digital, manajemen keuangan usaha, serta pengadaan dan pengelolaan bahan baku. Sejak tahun 2012, PT MIFA Bersaudara secara konsisten telah menjangkau ratusan UMKM di Aceh Barat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat

“Pada pelaksanaan kali ini, PT MIFA Bersaudara berkolaborasi dengan KIAT Advisory, sebuah usaha sosial yang bergerak di bidang konsultasi dan think-tank, yang berfokus pada pemberdayaan pemuda dan pengembangan UMKM,” kata Teungku Khadafi.

Ia menjelaskan pelaksanaan program diawali dengan pelatihan pengembangan produk olahan ikan bersama kelompok masyarakat Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan. Kemudian pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan bagi kelompok anyaman dari Ranto Panyang Barat di Kecamatan Meureubo, kelompok GPL Store, kelompok usaha jahit dan jasa servis AC. Melalui rangkaian kegiatan itu, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas, bernilai tambah, dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sekaligus memperkuat tata kelola usaha mereka.

Khadafi menambahkan pada tahap selanjutnya mendampingi UMKM dalam mengembangkan strategi pemasaran digital melalui optimalisasi media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan TikTok. Pendampingan ini mencakup penguatan branding, pembuatan konten pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan.

“Dengan pendekatan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu mempromosikan produk mereka secara lebih luas dan profesional, serta mengelola keuangan usaha secara berkelanjutan sehingga hasil usaha dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi setiap anggota UMKM,” jelas Khadafi.

Menurut Khadafi, ke depannya PT MIFA Bersaudara bersama KIAT Advisory berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas UMKM agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan mandiri. Sinergi antara dunia usaha dan organisasi sosial ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam mendorong pemulihan ekonomi lokal serta menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berjangka panjang bagi masyarakat Aceh Barat.

“Program pengembangan UMKM ini merupakan bagian dari komitmen PT MIFA Bersaudara untuk terus berkontribusi dalam pengembangan perekonomian masyarakat Aceh Barat. Melalui program ini, kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk mengembangkan sumber pendapatan dari produk-produk yang diolah berdasarkan potensi alam lokal Aceh Barat,” pungkas Teungku Khadafi. (Abrar)