Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Persiraja menargetkan raih point kemenangan dalam melakoni laga terakhir putaran kedua Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026, dengan menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H.Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (31/1/2026).
Target menang yang ditancapkan Laskar Rencong di laga pamungkas putaran kedua ini karena ingin tetap mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara.
Persiraja saat ini berada di peringkat ke enam dengan mengoleksi 24 poin klasemen sementara Wilayah Barat, dari 17 kali bertanding dengan hasil 6 kali seri, 6 kali menang dan 5 kali kali kalah.
Asisten Pelatih Persiraja, Wahyu mengatakan, menghadapi PSPS Pekanbaru, Persiraja menargetkan kemenangan demi menutup putaran kedua dengan hasil positif, sekaligus menjaga posisi di papan atas klasemen.
Wahyu memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur dan memahami pentingnya laga tersebut, terlebih bermain di hadapan publik sendiri.
“Ini pertandingan terakhir putaran kedua dan kami main di kandang. Motivasi pemain sangat tinggi. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk tim, pelatih, dan tentunya untuk masyarakat Aceh,” tambahnya.
Laga Persiraja vs PSPS diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh.
Dukungan suporter di Stadion H. Dimurthala diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Rencong untuk mengamankan kemenangan meski tanpa kehadiran pelatih kepala di sisi lapangan.
Tanpa Ahyar
Persiraja Banda Aceh dipastikan tidak akan didampingi pelatih kepala Akhyar Ilyas saat melakoni laga terakhir putaran kedua ini.
Absennya Akhyar Ilyas dikonfirmasi langsung oleh asisten pelatih Persiraja, Wahyu Abdul Wahab, dalam konferensi pers jelang pertandingan yang digelar Jumat (30/1) pagi.
Akhyar Ilyas diketahui berhalangan hadir karena sedang mendampingi istri yang sedang sakit berat dan harus menjalani pengobatan di Malaysia.
Wahyu AW mengakui absennya pelatih kepala tentu memberi sedikit pengaruh bagi tim.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak akan mengganggu fokus dan semangat para pemain yang telah bertekad meraih hasil maksimal di laga penutup putaran kedua.
“Kalau dari tim kami, mungkin sedikitnya ada berpengaruh. Tapi pemain semua sudah bertekad. Dengan tidak adanya Coach Akhyar karena berhalangan dengan kondisi keluarga berobat di Malaysia, pemain ingin mempersembahkan kemenangan di pertandingan besok untuk coach. Jadi saya rasa tidak terlalu berpengaruh kepada tim kita,” ujar Wahyu. (Sdm)






