Hadiri Penutupan GEMA Santri Fest 2026, Hasballah Apresiasi Semangat Anak-Anak Lambeugak

Anggota Komisi III DPRA, Hasballah, SAg saat menghadiri malam penutupan GEMA SANTRI FEST 2026 di Gampong Lambeugak, Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Sabtu (29/8/2026) malam. FOTO: MUNAWIR

Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hasballah, S.Ag mengapresiasi pelaksanaan GEMA Santri Fest 2026 yang digelar Gampong Lambeugak, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar.

Apresiasi tersebut disampaikan Hasballah saat menghadiri malam penutupan kegiatan yang berlangsung di halaman Meunasah Gampong Lambeugak, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Hasballah turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang perlombaan sekaligus menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang dinilainya penting dalam membangun keberanian, kreativitas dan kemampuan anak-anak sejak usia dini.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak sudah berani tampil dan berkompetisi dalam ajang mencari bakat seperti GEMA Santri Fest ini. Mari terus tingkatkan kemampuan dan semangat belajar,” ujar Hasballah.

Hasballah juga memberikan dukungan tambahan sebesar Rp5 juta untuk membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda seperti GEMA Santri Fest perlu terus mendapat dukungan masyarakat maupun berbagai pihak karena menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi sekaligus menanamkan nilai-nilai agama.

Pada kesempatan itu, Hasballah menyampaikan apresiasi kepada Keuchik Gampong Lambeugak Nabhani, Imum Mukim M. Hasan, Imum Syiek Gampong, panitia pelaksana, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Gampong Lambeugak atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai anggota dewan.

“Terima kasih kepada masyarakat Gampong Lambeugak yang telah mempercayai kami sebagai anggota dewan, dan juga telah memberikan dukungan kepada Mualem-Dek Fad pada pemilu yang lalu,” kata Hasballah.

171 Peserta Ikuti Delapan Cabang Perlombaan

GEMA Santri Fest merupakan kegiatan yang digagas sebagai wadah pembinaan Gerasi Muda Anak Santri TPA Gampong Lambeugak. Sebanyak 171 peserta mengikuti berbagai perlombaan yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Delapan cabang yang diperlombakan meliputi lomba baca kitab, tartil, ayat pendek, doa harian, menyusun huruf hijaiyah, shalawat, cerdas cermat, serta peuratep peu ayon aneuk.
Kegiatan tersebut bertujuan melatih potensi anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan, keberanian dan kecerdasan, sekaligus memiliki dasar pemahaman keagamaan.

Keuchik Gampong Lambeugak, Nabhani, mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja keras panitia dan dukungan masyarakat, meskipun dilaksanakan dengan anggaran yang terbatas.

“Atas kerja keras panitia dan dukungan semua pihak, kegiatan ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ujar Nabhani.

Sementara itu, M. Hasan, selaku Tuha Peut Gampong sekaligus tokoh masyarakat, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dan kemeriahan kegiatan sejak awal hingga malam penutupan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, panitia serta seluruh tamu undangan yang telah hadir, khususnya Hasballah, S.Ag, para seniman tradisi dan unsur Muspika Kuta Cot Glie.

Ketua Panitia GEMA Santri Fest 2026, Kang Awir, berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Kami berharap GEMA Santri Fest ini dapat terus berlanjut dan menjadi kegiatan rutin setiap tahun, sehingga anak-anak memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan keberanian mereka,” ujarnya Kang Awir yang sudah punya rekam jejak panjang dalam menggelar berbagai event ini.

Direktur TPA Tahfidzul Ahkam, Misnalisa, juga menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya pelaksanaan kegiatan. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada masa mendatang.

Menurutnya, kesempatan tampil di atas panggung memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Ia juga mengapresiasi penampilan seni dan tarian anak-anak yang mampu mendapat perhatian penonton.

Ditutup dengan Ca’e Aceh

Malam penutupan GEMA Santri Fest 2026 semakin semarak dengan penampilan Ca’e Aceh yang dibawakan seniman tradisi Syeh Medya Hus bersama Syeh P dan Ahadi PJ.
Penampilan seni tradisi tersebut menjadi salah satu acara yang paling dinantikan masyarakat yang hadir di halaman Meunasah Gampong Lambeugak.

Acara penutupan turut dihadiri perwakilan Camat Kuta Cot Glie, Danramil, Kapolsek, pengurus IPPERMATA, tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat Gampong Lambeugak.
Kegiatan GEMA Santri Fest 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh perwakilan Camat Kuta Cot Glie, Ampon Cek. (Abrar)