Daerah  

Pasar Murah Perdana untuk Warga Lampanah Seulimuem

* Bazar TP PKK Aceh Besar

Masyarakat membawa pulang sembako usai berbelanja di Pasar Murah yang digelar Pemkab Aceh Besar dan Perum Bulog Kanwil Aceh, di Halaman Masjid Asy Syuhada, Lampanah, Aceh Besar, Selasa (29/08/2023). FOTO/ BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Dalam rangka pengendalian inflasi dan antisipasi menghadapi fenomena iklim El Nino serta stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan berkerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Aceh, menggelar pasar murah perdana untuk warga kemukiman Lampanah, Kecamatan Seulimuem yang berlangsung di Halaman Masjid Asy Syuhada, Lampanah, Aceh Besar, Selasa (29/08/2023).

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM melalui Kadis Pangan Aceh Besar Ir Fuadi Akhmad mengatakan, pasar murah di Lampanah Seulimuem merupakan pasar murah perdana di kawasan pedalaman Aceh Besar. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memilih Kemukiman Lampanah, karena kawasan Lampanah Leungah salah satu kawasan yang jauh dari pusat keramaian, baik itu kota Banda Aceh maupun ke Kota Jantho. Apabila mereka ke pusat kota harus menempuh jarak kurang lebih 70 kilometer.

“Maka, sesuai dengan arahan pak Pj Bupati, kami dari Dinas Pangan Aceh Besar berkerja sama dengan Perum Bulog, menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian Inflasi dan stunting,” katanya.

Lebih lanjut terang Fuadi, pasar murah juga salah satu langkah Pemkab Aceh Besar dalam rangka antisipasi menghadapi fenomena iklim El Nino.

Petugas Dinas Pangan Aceh Besar dan Bulog Aceh melayani masyarakat berbelanja sembako murah di Pasar Murah yang digelar Pemkab Aceh Besar dan Perum Bulog Kanwil Aceh, di Halaman Masjid Asy Syuhada, Lampanah, Aceh Besar, Selasa (29/08/2023).
FOTO/ BEDU SAINI

“Sebab selama ini pendapat masyarakat di wilayah pesisir sangat menurun, di karenakan terjadinya el nino yang mengakibatkan pemanasan permukaan air laut, jadi masyarakat dalam mencari rezeki di laut dan perkebunan pun berkurang, maka pasar murah menjadi solusi dari Pemkab untuk membantu masyarakat,” tuturnya.

Ia menyebutkan, untuk jumlah paket sembako yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada pergelaran pasar murah kepada warga Lampanah dengan harga yang sudah disubsidi berjumlah 330 paket terdiri dari enam komoditi.

“Ada enam komiditi yang disediakan di pasar murah dan harga kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasaran, seperti beras premiun 5 kg Rp 45 ribu, minyak goreng 2 liter dijual seharga Rp 36 ribu, gula pasir 2 kg Rp 22 ribu, telur satu papan Rp 42 ribu, cabai merah 1/2 kg Rp 21 ribu, bawang 1/2 kg Rp 8 ribu,” sebutnya

Sementara itu, Darkasi Keuchik Lampanah mengatakan, secara logika jika kita lihat Lampanah merupakan kawasan yang jauh dari pusat Kecamatan, apalagi dengan pusat kota, ditambah lagi akses jalan menuju ke kecamatan rmengalami kerusakan dan untuk penyediaan kebutuhan sembako di Lampanah sangat minim.

“Jadi, dalam hal ini kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Aceh Besar. Apalagi pelaksanaan kegiatan pasar murah merupakan yang pertama kali di gelar oleh Pemerintah di Kemukiman Lampanah Leungah, sebab dari dulu belum pernah ada kegiatan seperti ini,” paparnya

Ia menambahkan, untuk ke depan pihaknya meminta kepada Pemkab untuk terus mengadakan kegiatan yang serupa, bukan hanya pasar sembako murah. Selain itu, kami juga meminta kepada Pemerintah untuk mengelar operasi pasar elpiji 3 kg seperti yang dilaksanakan pada Kecamatan lainnya.

Kadis Pangan Aceh Besar, Ir Fuadi Ahmad menyerahkan secara simbolis sembako kepada masyarakat di pasar murah yang digelar Pemkab Aceh Besar dan Perum Bulog Kanwil Aceh di Halaman Masjid Asy Syuhada, Lampanah, Aceh Besar, Selasa (29/08/2023).
FOTO/ BEDU SAINI

“Sebab Gas 3 kg sangat langka di sini, ditambah lagi pihak Pertamina mendistribusikan gas ke pangkalan hanya satu kali dalam sebulan dan bila terjadi kelangkaan gas, masyarakat di sini terpaksa harus membeli gas 3 kg dengan harga sebesar Rp 40 ribu. Maka kami sangat mengharapkan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap apa yang kami rasakan selama ini,” terangnya.

Bazar UMKM TP PKK Aceh Besar
Sedangkan, untuk menjaga daya beli masyarakat kawsan Lampanah Leungah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Besar, menggelar bazar usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pangan murah, guna menekan inflasi daerah. “Kegiatan Bazar UMKM merupakan kerja sama antara TP PKK dengan Dinas Pangan Aceh Besar dalam rangka mendampingi ataupun ikut serta pada pelaksanaan pasar murah,” hal itu disampaikan oleh Pj Ketua TP-PKK Aceh Besar Cut Rezky Handayani S.IP. MM melalui Ketua Pokja II Bidang Pendidikan Ekonomi Karnaidi.

Komoditi yang dipasarkan merupakan hasil dari perajin UMKM Aceh Besar, dan ada beberapa produk rumah tangga yang kita pasarkan termasuk sayur mayur.

Ini semua hasil dari pada kegiatan-kegiatan yang ada di gampong se Kabupaten Aceh Besar. “Jadi kami promosikan di sini dengan harga lebih murah dari harga pasar pada umumnya. Contoh, bila daun singkong di pasar harganya satu ikat Rp 5 ribu, di sini kami jual dengan harga Rp 2 ribu,” pungkas Karnaidi (DJ/*)