Iran Izinkan Kapal Malaysia-Thailand

Para personel militer Iran melalui Selat Hormuz. (Atta Kenare/Getty Images)

Kabarnanggroe.com, Teheran – Sebuah kapal tanker Malaysia telah diberi izin oleh pemerintah Iran untuk melintasi Selat Hormuz, demikian diucapkan Perdana Menteri Anwar Ibrahim.
“Kini kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia beserta para pekerjanya agar mereka dapat meneruskan perjalanan pulang,” ujar Anwar dalam pidato khusus yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi nasional, Kamis (26/03/2026), sebagaimana dilansir kantor berita Bernama.

Dalam pidato itu, Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas izin yang diberikan kepada kapal tanker minyak Malaysia untuk melintasi Selat Hormuz.

Anwar menambahkan, blokade di Selat Hormuz serta gangguan terhadap pasokan minyak dan gas global berpotensi memengaruhi Malaysia.

Namun, menurutnya, Malaysia berada dalam posisi yang relatif lebih baik berkat kemampuan perusahaan energi nasional Petronas dalam mengelola pasokan dan memastikan stabilitas energi.

Selain kapal tanker Malaysia, kapal tanker minyak Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Hal itu tercapai setelah pemerintah Thailand dan Iran melakukan koordinasi diplomatik, menurut Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow.

Sihasak mengatakan kapal tanker milik Bangchak Corporation itu melintasi Selat Hormuz pada Senin (23/03) menyusul pembicaraan antara dirinya dengan Duta Besar Iran untuk Thailand, Nasereddin Heydari.

“Saya meminta apakah kapal-kapal Thailand yang perlu melewati selat dapat dibantu untuk memastikan pelayaran yang aman,” kata Sihasak.

“Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami menyampaikan daftar kapal yang akan melintas,” sambungnya sebagaimana dikutip Bangkok Post.(**)