Persiapan Hadapi Turnamen Sepakbola HUT ke-13 Pos Aceh, SSB IMKA Lakukan Ujicoba

Pelatih SSB IMKA Banda Aceh, Iwan Klop memberi arahan kepada pemain dari tiga kelompok umur di Lapangan SSB Putra IMKA, Komplek Dinas Pertanian Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/8/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sasana Sepakbola (SSB) Ie Masen Kayee Adang (IMKA) mulai melaksanakan persiapan dalam rangka menghadapi turnamen sepakbola usia dini HUT ke-13 Pos Aceh yang akan dilaksanakan pada Oktober 2025 mendatang.

Ujicoba dilaksanakan di Lapangan SSB Putra IMKA, Komplek Dinas Pertanian Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/8/2025) sore. Tim yang menjadi lawan, Garuda Bintang dari Blang Bintang, Aceh Besar.

Dalam laga persahabatan ini yang dipimpin wasit Safwan berlangsung menarik dan seru yang juga disaksikan puluhan warga sekitar di bawah cuaca cerah. Pemain usia muda ini, sebagian mulai menunjukkan bakat dalam permainan sepakbola, baik dari tim SSB IMKA, maupun Garuda Bintang.

Pada pertandingan pertama dengan durasi 2×15 menit, pemain yang masih berusia 11 tahun melakoni laga dengan baik. Sejak kick-off babak pertama, kedua tim saling membalas serangan.

Laga baru berjalan 1 menit, Garuda Bintang mendapat sepakan pojok, tetapi tidak berhasil dimanfaatkan, berkat sigapnya barisan belakang SSB IMKA dalam menghalau bola.

Pemain SSB IMKA Banda Aceh (Kaos biru) mencoba melewati hadangan pemain Garuda Bintang dalam laga ujicoba di Lapangan SSB Putra IMKA, Komplek Dinas Pertanian Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/8/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Pada menit ke-6, nyaris gawang SSB IMKA bobol, akibat kesalahan pemain belakang dalam mengantisipasi datangnya serangan dari pemain Garuda Bintang yang bermain gemilang dalam laga ini.

Anak-anak SSB IMKA yang dilatih Iwan Klop tidak tinggal diam, juga berusaha melakukan serangan ke area pertahanan Garuda Bintang, tetapi terus gagal dalam menjebol gawang Garuda Bintang.

Seusai jeda adzan shalat Ashar, pemain Garuda Bintang langsung menggebrak area pertahanan SSB IMKA dari sayap kiri dan berhasil mencetak gol dari sudut gawang dan skor pun berubah menjadi 1-0.

Usai tertinggal, anak-anak SSB IMKA terus berusaha menggedor pertahanan Garuda Bintang, tetapi sampai wasit Safwan meniup pluit, tidak ada tambahan gol, sehingga Garuda Bintang unggul 0-1.

Memasuki babak kedua, anak-anak SSB IMKA gencar melakukan serangan ke Garuda Bintang, bahkan pada menit ke-22 hampir mencetak gol ke gawang Garuda Bintang, tetapi berhasil diselamatkan oleh penjaga gawang sebelum bersarang ke dalam gawang.

Pada menit ke-25, seorang pemain SSB IMKA minta keluar, karena terasa sakit di perutnya, bahkan saat keluar lapangan, dia terus memegang perut dan pelatih Iwan Klop sempat menanyakan ‘Apakah karena belum makan?’ yang dijawab tidak.

Tidak berselang lama, menit ke-27, di tengah keasyikan menyerang, pemain Garuda Bintang dengan cepat melakukan serangan balik dan dari sisi sayap kembali menjebol gawang SSB IMKA, sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Pemain Garuda Bintang menghadang passing bola pemain SSB IMKA Banda Aceh (Kaos biru) dalam laga ujicoba di Lapangan SSB Putra IMKA, Komplek Dinas Pertanian Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/8/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Jelang laga berakhir, pemain SSB IMKA tetap bersemangat melakukan serangan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi terus gagal. Sehingga, skor akhir 2-0 untuk keunggulan Garuda Bintang.

Berdasarkan pantauan, pemain Garuda Bintang tampak lebih banyak menguasai bola dibandingkan SSB IMKA. Dalam laga usia dini, tentunya untuk ketepatan crossing dan juga passing belum sepenuhnya baik.

Bahkan, dalam menggiring bola terlalu jauh dari sang pemain, sehingga dapat direbut oleh tim lawan. Begitu juga dengan bypass, belum terlihat dengan padu. Bahkan, operan-operan pendek yang dimainkan juga masih ragu-ragu, selain tidak disiplin pemain dapat menempati posisi masing-masing.

Untuk adu fisik dalam laga ini, tidak ada yang terlihat, semuanya berusaha menghindari benturan keras, sehingga setiap bola yang mengalir, adu fisik hanya seadanya dalam perebutan bola.

Pada fase kedua dengan durasi 2×20 menit, pemain berusia 12 tahun dari kedua tim diturunkan dengan wasit tetap Safwan. Tampak perbedaan antara kedua kelompok usia ini, dengan permainan lebih hidup dan enak ditonton.

Sejak kick-off dimulai, pemain SSB IMKA langsung menguasai permainan untuk menggebrak area pertahanan Garuda Bintang yang juga memberi perlawanan sengit.

Berbagai upaya yang dilakukan pemain SSB IMKA berhasil dihadang oleh pemain Garuda Bintang yang berusaha mengalahkan tim Banda Aceh ini. Pada menit ke-7, pemain Garuda Bintang menendang keras bola ke gawang SSB IMKA, tetapi berhasil ditepis keluar lapangan.

Satu menit berikutnya, atau menit ke-8, giliran pemain SSB IMKA melepaskan tendangan keras ke gawang, yang juga berhasil ditepis ke luar lapangan dan menghasilkan sepakan pojok.

Garuda Bintang langsung melakukan serangan balik satu menit berikutnya atau menit ke-9, tetapi tendangan terkena tiang gawang dan selamatlah gawang SSB IMKA. Bahkan, hampir terjadi gol bunuh diri, bola yang diantisipasi balik ke gawang, tetapi berhasil dicegat pemain lain.

Akhirnya, pemain SSB IMKA berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-12 dengan menjebol gawang Garuda Bintang melalui tendangan keras terukur yang tidak diantisipasi oleh kiper dan skor berubah 1-0.

Pemain Garuda Bintang (kaos biru muda) mencoba mengejar bola dalam laga ujicoba di Lapangan SSB Putra IMKA, Komplek Dinas Pertanian Aceh, Banda Aceh, Kamis (28/8/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Namun, keunggulan SSB IMKA tidak bertahan lama, hanya berselang 4 menit, Garuda Bintang berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat yang tidak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang.

Seusai SSB IMKA gagal melakukan serangan, pemain Garuda Bintang melakukan serangan balik cepat dengan passing bola jauh ke depan. Penjaga gawang SSB IMKA yang telah maju ke depan tidak berhasil merebut bola dari pemain Garuda Bintang.

Dengan leluasa, dia berhasil menjebol gawang SSB IMKA untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus menjadi gol terakhir pada babak pertama. Pada babak kedua, sejumlah peluang dimiliki kedua tim, tetapi sampai akhir laga, tidak ada gol yang tercipta.

Sementara itu, pelatih SSB IMKA, Iwan Klop tampak kecewa dengan hasil yang diraih oleh pemain U-11. Padahal, dia terus berteriak dari pinggir lapangan untuk memberi instruksi kepada pemain, tetapi tidak berhasil mencegah dari kekalahan.

Dia mengatakan kepada pemain, tim ini dipersiapkan untuk menghadapi turnamen sepakbola usia dini HUT ke-13 Pos Aceh. Iwan menegaskan jika tidak bisa bermain dengan baik, maka tidak akan dibawa ke turnamen tersebut.

Namun, walau masih berusia dini, bakat para pemain muda ini sudah terlihat, kendati belum sepenuhnya bisa bermain dengan baik. Seiring berjalannya waktu, para pemain muda ini melalui latihan keras dan berkelanjutan, diharapkan dapat menjadi pemain profesional pada suatu hari. Semoga saja! (Muh)