Kabarnanggroe.com, Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan MSP, melaksanakan monitoring pada 2 titik perbaikan jalan yang sedang berlangsung di Kecamatan Celala, Kamis (26/3/2026).
Dalam kegiatan monitoring ini, Wabup Muchsin ingin memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai kebutuhan agar masyarakat dapat melintas dengan aman serta tidak ada masyarakat yang dirugikan dalam perbaikan tersebut.
Titik pertama berada di Kampung Blang Kekumur, Jln. Genting Gerbang – Celala, yang merupakan jalan nasional sehingga dikerjakan oleh mitra Kementerian Pekerjaan Umum yaitu Adhi Karya.
Jalan yang amblas mengharuskan pihak Adhi Karya untuk membuka ruas jalan baru melalui lahan yang dimiliki warga sekitar. Setidaknya terdapat 13 pemilik yang lahannya akan digunakan sebagai ruas jalan baru.
Adam Malik selaku Reje Blang Kekumur menjelaskan bahwa terdapat sedikit kendala pada pekerjaan tersebut lantaran masyarakat meminta pembayaran terlebih dahulu pada lahan terpakai. Akibatnya pekerjaan sempat terhenti sementara.
“Masyarakat yang lahannya terpakai meminta untuk penggantian uang terlebih dahulu baru pekerjaan dapat dilaksanakan di lahan mereka,” ungkap Adam.
Untuk itu, Wabup Muchsin memohon kepada masyarakat pemilik lahan untuk mengizinkan pekerjaan sementara nanti di Hari Senin, 30/03/26, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) datang untuk menilai objek yang dibebaskan.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memohon kerja sama masyarakat pemilik lahan untuk pengerjaan perbaikan jalan didahulukan sembari menunggu Senin pihak Balai dan KJPP datang menilai tanah. Ini juga untuk keselamatan masyarakat yang melalui jalan ini,” ucap Wabup Muchsin.
Nantinya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan berupaya untuk meminta pihak BPJN membebaskan tanah yang sebelumnya terpakai untuk jalan alternatif melalui dinas terkait.
Sebelum beranjak ke titik lokasi sebelumnya Idris perwakilan masyarakat meminta sedikit bantuan normalisasi sungai pada pihak pekerja jalan agar posisi sungai kembali ke tempat semula.
Sebelum menuju titik lokasi yang kedua, Wabup Muchsin bersama rombongan menyalurkan bantuan berupa 23 rice cooker bagi keluarga dengan kategori terdampak berat di Kampung Kuyun Uken yang berasal dari Baitul Mal. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Jalal selaku Petue Kampung Kuyun Uken.
Masyarakat Kuyun Uken juga meminta perbaikan jembatan yang mana jembatan sebelumnya yang menjadi alternatif merupakan lahan masyarakat sehingga solusi yang paling memungkinkan adalah memperbaiki jembatan lama.
Menyambung hal tersebut, Wabup Muchsin langsung memerintahkan Dinas PUPR untuk memperbaiki jembatan dengan menggunakan armco yang tadinya dipakai di titik lokasi pertama sebagai landasan jembatan.
Pada lokasi yang kedua, jalan penghubung Kecamatan Pegasing dan Kecamatan Celala yang merupakan jalan kabupaten, terjadi hal yang sama yaitu amblasnya jalan akibat longsor. Sebelumnya sudah ada perbaikan sebagai jalan darurat dimana jalan tersebut dinilai sulit dilalui masyarakat.
Pijas Visara selaku Kadis PUPR mengatakan nantinya jalan tersebut akan di normalisasi lewat aspal yang tertimbun dan untum badan jalan yang amblas akan dibuat lajur baru agar masyarakat nyaman melintas.
“Nantinya jalan akan mengikuti aspal dasar sehingga masyarakat tidak terlalu sulit melintasi jalan. Untuk jalan amblas kita akan buat lajur baru sehingga tidak membahayakan masyarakat yang melintas,” ungkap Pijas.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Masyarakat, dan SDM, perwakilan BPBD, Kadis Pendidikan, Kadis Dukcapil, serta Kadis Sosial.(Min)






