Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USK Edukasi Siswa MAN 5 Aceh Besar tentang Bahaya Hoaks

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USK foto bersama Siswa SMA 5 pada sosialisasi antihoaks bertajuk “STOP (Saring, Teliti, Olah, Percaya)”, Darul Imarah, Sabtu (24/10/2026) FOTO/ FISIP USK

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala (USK), menggelar kampanye antihoaks bertajuk “STOP (Saring, Teliti, Olah, Percaya)” di MAN 5 Aceh Besar, Lampeneurut, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 35 siswa kelas X hingga XII sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan kesadaran pelajar terhadap pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Kampanye ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap maraknya penyebaran informasi palsu melalui media sosial dan aplikasi percakapan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak para siswa agar lebih kritis dalam menerima informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian hoaks, ciri-ciri informasi palsu, dampak penyebarannya, serta langkah-langkah memeriksa kebenaran informasi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan siswa dalam aktivitas sehari-hari.

Kampanye “STOP” menjadi inti kegiatan edukasi tersebut. Konsep ini mengajak siswa untuk menyaring informasi yang diterima, meneliti sumber dan kebenarannya, mengolah informasi secara kritis, serta memastikan informasi tersebut dapat dipercaya sebelum dibagikan kepada orang lain.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga memperkenalkan produk edukasi berupa video berdurasi sekitar tiga menit. Video tersebut dikemas dalam bentuk drama singkat yang menggambarkan penyebaran hoaks serta dampak yang ditimbulkan ketika informasi langsung dipercaya dan dibagikan tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.

Video drama itu dilanjutkan dengan tutorial pemeriksaan fakta melalui situs TurnBackHoax.id. Melalui tayangan tersebut, siswa diperkenalkan pada salah satu sarana untuk menelusuri informasi yang diduga hoaks sehingga dapat melakukan pemeriksaan sebelum menyebarkannya melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Untuk mengukur pemahaman siswa, mahasiswa melaksanakan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan edukasi. Kedua tahapan tersebut dilakukan untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai bahaya hoaks, pentingnya pemeriksaan fakta, serta langkah-langkah mencegah penyebaran informasi palsu.

Kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Mahasiswa turut memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus mendorong partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Melalui kampanye antihoaks “STOP”, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USK berharap para siswa MAN 5 Aceh Besar dapat membiasakan diri memeriksa sumber, meneliti kebenaran informasi, dan mempertimbangkan dampaknya sebelum membagikannya kepada orang lain.

Cari Peta Wilayah

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pelajar menjadi pengguna media digital yang kritis dan bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran hoaks di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.(Tamam)

Exit mobile version