Kabarnanggroe.com, Langsa – Olahraga catur di Langsa diharapkan bisa bangkit lagi untuk meraih prestasi dan disegani di Aceh.
Harapan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengkot Percasi) Kota Langsa, Pangian Widodo Siregar, A.Md ketika membuka turnamen terbuka se Aceh dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78 di Caffee Star Kupi, Kota Langsa, Sabtu (26/8/2023) pagi.
Pangian Widodo Siregar yang akrab disapa Wiwid ini sangat respek terhadap pagelaran turnamen catur, sehingga bisa memunculkan para potensial dari Kota Langsa yang diharapkan bisa berprestasi di berbagai event tingkat Aceh dan nasional.
“Kita sangat mendukung dan melalui turnamen akan banyak muncul bibit pecatur andal serta olahraga catur Kota Langsa bisa bangkit lagi,” ujar Wiwid yang juga anggota DPRK Kota Langsa dari Partai Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Langsa.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwid juga menyebutkan, Percasi Kota Langsa akan melakukan seleksi untuk memilih dua pecatur terbaik untuk mengikuti seleksi atlet catur Aceh untuk masuk pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.
Seperti diketahui, pada era 80 – 90 an, Kota Langsa merupakan gudangnya pecatur tangguh di Aceh. Tidak mengherankan daerah sering merajai berbagai turnamen dan disegani di Aceh.
Tiga Pecatur Memimpin
Tiga pecatur memimpin klasemen sementara turnamen terbuka Kota Langsa hingga babak ke V yang digelar Caffee Star Kupi, Kota Langsa 26 – 27 Agustus 2023.
Ketiga pecatur tersebut, Alfi Ramadhan (Bireuen), Zulfikar Zoldi (Aceh Timur) Adan Sabaruddin Harahap dari Aceh Tengah, masing – masing telah mengumpulkan nilai 4 match point (MP) setelah usai babak ke empat, Sabtu sore.
Di babak ke lima yang berlangsung, Minggu (27/8) pagi, Alfi bertemu Zoldi di meja satu dan Sabaruddin ditantang Sulaiman (Pidie Jaya) yang memiliki MP 3,5 bermain di meja dua.
Persaingan antar pecatur semakin ketat dan sengit di pertengahan turnamen ini untuk mendapat peringkat terbaik.
Diikuti 78 Pecatur
Sementara itu, Ketua Panitia Abdul Wahab SE menyebutkan, turnamen catur ini digelar dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, diikuti 78 pecatur dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Abdul Wahab menjelaskan, turnamen catur Kota Langsa ini mempertandingkan jenis catur cepat 45 menit, sistim Swiss 7 babak. Memberikan hadiah peringkat 1 hingga 15.

