Menko PMK RI Kunjungi Anak-anak dan Penerima Bantuan Pemerintah di Lampulo

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Pj Gubernur Aceh Bustami dan Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin berdialog dengan anak-anak di Masjid Al Mukarramah, Gampong Lampulo, Banda Aceh, Rabu (27/3/2024). FOTO/ALFARIZI

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerjanya ke Aceh menyempatkan diri mengunjungi anak-anak yang ikut pesantren kilat di Masjid Al Mukarramah dan mengunjungi warga penerima manfaat dari berbagai bantuan pemerintah Gampong Lampulo, Banda Aceh, Rabu (27/3/2024).

Pada kesempatan itu, Menko PMK melakukan dialog dan berbagi hadiah dengan anak-anak peserta pesantren kilat. Menurutnya, anak-anak Aceh memiliki kemampuan dan cita-cita yang tinggi yang patut didukung oleh semua pihak.
“Anak Aceh hebat, mereka memiliki cita-cita yang tinggi dan kemampuan yang baik, ada yang ingin jadi tentara bahkan ingin jadi menteri, luar biasa,” katanya.

Muhadjir juga memberikan motifasi kepada anak-anak yang hadir untuk terus menimba ilmu agar kelak menjadi manusia yang hebat dan bermanfaat bagi pembangunan negeri.
“Teruslah belajar, agar nanti kalian bisa melanjutkan pembangunan negeri ini, pemerintah terus mendukung agar generasi muda Aceh terus menjadi orang yang hebat dan berakhlakul karimah,” ucapnya.

Ia juga meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Band Aceh terus memberikan dukungan kepada anak-anak. Karena bagi Muhadjir 2045 mendatang saat Indonesia berusia 100 tahun akan lahir generasi emas yang menjadikan Indonesia menjadi negara maju.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Pj Gubernur Aceh Bustami dan Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin menyerahkan iuran kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah warga Lampulo Banda Aceh, Rabu (27/3/2024). FOTO/ALFARIZI

“Cita-citanya pada usia 100 tahun Indonesia nanti, kita memiliki generasi muda yang siap bersaing dan menjadi negara maju,” ucapnya.

Selain itu, Menko PMK juga berdialog langsung dengan para penerima bantuan program keluarga harapan (PKH), bantuan cadangan pangan pemerintah, bantuan langsung tunai, dan bantuan penanganan stunting, terkait berbagai keluhan dan manfaat dari bantuan yang diterima.

Menko Muhadjir meminta kepada Pj Gubernur hingga keuchik gampong (kepala desa) yang ada di Aceh untuk serius dalam menangani stunting. Ia mengatakan, angkat stunting Aceh masih tergolong tinggi. Angka stunting di Aceh masih begitu tinggi.

“Kita ingin anak-anak saat ini bebas dari stunting sehingga menjadi generasi sehat, cerdas, dan kuat di tahun 2045 mendatang dan bisa membawa negeri ini maju,” kata Muhadjir.

Selain berdialog, Menko PMK dan Pj Gubernur Aceh juga menyerahkan secara simbolis bantuan beras pemerintah, PKH, dan iuran kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah warga Lampulo penerima manfaat. (AMZ)