Kabarnanggroe.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry SE MM membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027 Kecamatan Bukit Tusam, di Aula Kantor Camat Bukit Tusam, Agara, Kamis (26/2/2026). Produk Aceh
Musrenbang Kecamatan tersebut memfokuskan usulan pada sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRK dari Dapil II Aceh Tenggara, pejabat Eselon II dan III, unsur Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry SE MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan ketentuan yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.
Silakan masukkan sumbang saran, terkait yang menjadi fokus utama pada sektor pertanian, jembatan, dan irigasi. Semua akan disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza, mengapresiasi kehadiran langsung Bupati dalam Musrenbang Kecamatan Bukit Tusam.
Ia menyebutkan bahwa sejumlah usulan seperti pembangunan jalan dan jembatan direncanakan dapat terealisasi pada tahun 2027, meskipun belum seluruhnya, karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Meski tidak dapat direalisasikan semua, setidaknya ada usulan prioritas yang bisa diperjuangkan,” katanya.
Camat Bukit Tusam, Syukri, menyampaikan bahwa terdapat 18 usulan yang diajukan, dengan 10 di antaranya menjadi skala prioritas.
“Usulan yang dominan adalah pembangunan infrastruktur, seperti jembatan dan pengerasan jalan rabat beton. Kami berharap usulan ini dapat terealisasi kedepan nya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian dinilai memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan menjadi sektor unggulan di Kecamatan Bukit Tusam.
Selain itu, potensi lain yang berkembang meliputi sektor peternakan ayam dan sapi, usaha kecil menengah seperti pembuatan gula aren dan anyaman tikar, serta potensi wisata air terjun yang saat ini dalam kondisi terbengkalai.
Dalam pelaksanaan Musrenbang tersebut, telah ditetapkan 10 program skala prioritas yang akan diperjuangkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bukit Tusam.(Ilyas)






