SMPN 2 Kluet Utara Terendam Banjir, 235 Pasang Mebel Rusak Berat

Banjir merendam SMP Negeri 2 Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (25/10/2026). FOTO/ DOK MPA

Kabarnanggroe.com, Tapaktuan — Hujan lebat menyebabkan banjir merendam SMP Negeri 2 Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (25/10/2026). Ketinggian air mencapai 1 meter hingga masuk ke ruang belajar. Sebanyak 235 pasang mebel dan 500 buku cetak siswa tercatat mengalami kerusakan berat.

Data inventaris sekolah mencatat, 235 pasang mebel di ruang kelas mengalami kerusakan berat. Kerusakan serupa terjadi pada 400 buku cetak siswa di perpustakaan dan 100 buku lainnya yang tersimpan di ruang guru.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan, Debi Sunandar, mendatangi sekolah tersebut bersama Pengawas Pembina SMPN 2 Kluet Utara, Kusmaniar, S.Pd., beserta rombongan.

“Kondisi SMP Negeri 2 Kluet Utara saat ini sangat memprihatinkan karena ketinggian air mencapai 1 meter hingga masuk ke ruangan belajar, dan sejumlah fasilitas sekolah dalam kondisi rusak,” kata Debi kepada Posaceh.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu (25/10/2026).

Kedatangan Debi dan rombongan dilakukan setelah Kepala Disdikbud Aceh Selatan, M. Najur, menginstruksikan jajarannya memantau kondisi sekolah yang terdampak banjir.

Peralatan elektronik turut rusak

Berdasarkan data inventaris, sejumlah peralatan elektronik di SMPN 2 Kluet Utara juga mengalami kerusakan berat. Barang-barang tersebut meliputi tiga unit speaker Bluetooth, empat buah mikrofon, empat mikrofon nirkabel, satu keyboard merek Yamaha, satu laptop merek Acer, dua unit proyektor, dan satu unit CPU.

Kerusakan juga melanda perabot sekolah. Sebanyak 25 meja guru di ruang tata usaha dan ruang guru tercatat rusak berat, sedangkan 25 kursi guru mengalami kerusakan sedang.

“Kerusakan juga terjadi pada perabot sekolah. Sebanyak 25 unit meja guru di ruang tata usaha dan ruang guru rusak berat, sedangkan 25 unit kursi guru mengalami rusak sedang,” ujar Debi.

Selain mebel dan peralatan elektronik, sejumlah fasilitas lain turut terdampak, di antaranya rak buku, lemari, karpet, dan alat musik tradisional. Barang-barang tersebut berada di ruang guru, ruang organisasi siswa (OSIS), ruang wakil kepala sekolah, dan perpustakaan, dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat.(Ade)

Exit mobile version