Kabarnanggroe.com, Bireuen – Hampir sebulan pasca banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh, menyisakan pemukiman, persawahan dan rumah penduduk tertimbun tanah.
Beberapa hari pasca banjir di kawasan itu berlumpur lalu mulai mengering yang menimbun rumah, persawahan dan pemukiman penduduk.
Seperti Gampong Krueng Beukah, Peusangan, Bireuen yang cukup parah diterjang banjir bandang, kini pemukiman dan rumah penduduk banyak yang tertimbun tanah.
Pantauan posanceh.com, Rabu (24/12/2025) di kawasan Gampong (Desa) Krueng Beukah ada rumah yang tertimbun tanah (sebelumnya lumpur, kini mengering) hampir setinggi jendela bahkan ada hampir mencapai atap. Juga pepohonan yang tumbang dan hanyut
Warga tidak mampu membersihkan lumpur yang menimbun rumah. Bahkan kini rumah yang tertimbun tanah tidak ditempati karena tidak layak lagi untuk dihuni dan warga tinggal di pengungsian sejak terjadinya banjir.
Bahkan di gampong tersebut rumah tidak berbekas lagi karena disapu banjir bandang yang terjadi 26 November 2025.
Seorang warga setempat yang tidak sempat menyebutkan namanya, menyebutkan di kawasan Krueng Beukah tersebut juga banyak rumah penduduk yang disapu banjir bandang.
Sementara gundukan tanah yang sebelumnya lumpur di terlihat di kawasan tersebut bekas pembersihan ruas jalan yang kini jalur alternatif melewati jembatan Awe Geutah, setelah jembatan Kutablang putus di terjang banjir. (Sdm).






