Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Ketua dan pengurus PD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Aceh periode 2022-2026, dilantik secara serentak oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) IAI apt Noffendri SSi, di Kantor Puslatbang Khan LAN Aceh, Batoh, Kota Banda Aceh, Sabtu (24/6/2023) pagi.
Kepengurusan PD IAI Aceh yang dilantik tersebut di antaranya, apt Tedy Kurniawan Bakri M Farm selaku ketua, Sekretaris apt Khalil Fahmi SFarm, Wakil Sekretaris I apt Meutia Faradilla MSi, Wakil Sekretaris II apt Ika Fitri Ramadhana S Farm, Bendahara apt Melda Irayanti S Farm, dan Wakil Bendahara apt Zaharaturriaz S Farm.
Pelantikan juga dilakukan terhadap Prof Dr apt Kartini Hasballah MS, yang akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Daerah, Ketua Dewan Penasehat Daerah apt Drs Iskani, Ketua Dewan Pengawas Daerah apt Drs Hasbi MM, dan Ketua Majelis Kode Etik Apoteker Indonesia Daerah apt Dra Syamsuliani MM. Selain ketua dewan dan majelis tersebut, turut dilantik sekretaris beserta anggotanya.
Dalam kepengurusan tersebut, turut serta dilantik tujuh ketua bidang beserta anggotanya. Di antaranya, Ketua Bidang Tata Kelola Organisasi, Kaderisasi dan Aset apt Teuku Muhammad Umri Ubit M Sc Pharm, Ketua Bidang Regulasi, Advokasi dan Perlindungan Anggota apt Nurhafni SSi MH, Ketua Bidang Kewirausahaan dan Kesejahteraan Anggota apt Ika Wahyu Ningrum SSi, Ketua Bidang Standar, Sertifikasi, Pendidikan dan Pelatihan apt Fitri Yani SFarm M Clin Pharm, Ketua Bidang Teknologi Informasi, Riset dan Publikasi Ilmiah apt Didi Nurhadi Illian MSi, Ketua Bidang Kerjasama apt Iskandar SSi, Ketua Bidang Humas dan Pengabdian Masyarakat apt M Nasrilsyah S Farm, serta Tim Sertifikasi Kompetensi yang di Ketuai oleh apt Ulfah Rezeki SFarm.
FOTO/ WAHYU DESMI
Pada kesempatan itu, Ketua PP IAI apt Noffendri SSi mengatakan, kuat atau tidaknya organisasi berhubungan erat dengan jabatan yang dipangku setiap orang. Dalam hal itu, multi jabatan merupakan suatu kelemahan dalam organisasi. “Dengan memangku lebih dari satu jabatan, progres pencapaian suatu organisasi tidak akan maksimal,” ucapnya.
Ia mengharapkan, kepengurusan PD IAI Aceh periode 2022-2026 dapat memberikan pengaruh penting dalam pencapaian di masa yang akan datang. Kesuksesan kepengurusan tersebut sangat dinantikan, serta pengabdian terhadap masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik jadi kewajiban yang harus digapai. “Semoga kepengurusan baru ini dapat menoreh pencapaian yang patut dibanggakan,” sebutnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki melalui Kadis Kesehatan Aceh dr Hanif menyampaikan, apoteker berperan penting dalam pelayanan kesehatan. Selain dalam menjamin ketersediaan obat, apoteker juga berperan dalam pembuatan, pengendalian mutu serta pengembangan obat-obatan.
“Peran apoteker sangat penting dalam meningkatkan program pembangunan kesehatan,” ujarnya.
dr Hanif menuturkan, kehadiran IAI di Provinsi Aceh sangat diharapkan. Pemerintah Aceh sangat mendukung keberadaan organisasi tersebut, harapan terbesarnya kinerja dapat lebih dioptimalkan dengan pembinaan serta penguatan apoteker di Aceh.
“Dengan kehadiran IAI, kita berharap standar apoteker di Aceh dapat lebih ditingkatkan,” terangnya.
Selain itu, Ketua PD IAI Aceh apt Tedy Kurniawan Bakri M Farm, mengajak seluruh apoteker dapat bekerja dengan kompak dan dapat mengadvokasi keanggotaan dalam organisasi serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Mari kita tingkatkan solidaritas dan pelayanan terhadap masyarakat,” serunya.
Menurutnya, kehadiran apoteker dapat memberikan berbagai manfaat terhadap masyarakat. Dalam hal itu, masyarakat dapat tertolong dan terlindungi dari kesalahan dalam penggunaan obat. “Pencegahan penyalahgunaan obat jadi tantangan bagi kita sebagai apoteker,” kata Tedy.
Sebelumnya, Ketua Panitia apt Fajar Fakri S Farm M S Farm menyebutkan, dalam pelantikan tersebut kepengurusan PD IAI Aceh berjumlah 69 orang, serta 22 orang lainnya sebagai pengurus cabang di Provinsi Aceh.
“Kita berharap kepengurusan baru ini dapat memberikan semangat inovasi baru di seluruh Provinsi Aceh untuk kedepannya,” tuturnya.
Selain itu, Ia menerangkan, usai pelaksanaan kegiatan pelantikan tersebut, PD IAI Aceh akan melakukan rapat kerja daerah yang akan berlangsung hingga esok harinya, tepatnya sampai hari Minggu 25 Juni 2023.
“Kegiatan ini akan berlanjut sampai besok dengan agenda rakerda PD IAI Aceh,” pungkasnya.(WD)
