PMII Aceh Gelar Diskusi Bersama Senior Bahas Politik dan Dinamika Organisasi

Suasana diskusi yang digelar PMII Aceh, di Banda Aceh, Minggu (24/5/2026). FOTO/ DOK MPA

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aceh menggelar diskusi bersama para senior sebagai upaya memperkuat pemahaman kader terhadap perkembangan politik, sosial, budaya, dan dinamika organisasi, di Banda Aceh, Minggu (24/5/2026) malam.

Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari arah perkembangan politik, kebijakan pemerintah, tantangan generasi muda, hingga proses kaderisasi dalam organisasi.

Kader PMII Aceh, Syahrul Amin, mengatakan pelaksanaan diskusi bersama senior merupakan bagian dari proses pembelajaran yang penting bagi kader untuk memperluas wawasan dan memahami berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Diskusi ini menjadi ruang belajar bagi kader untuk memahami perkembangan politik, sosial, budaya, serta dinamika organisasi dari sudut pandang dan pengalaman para senior,” kata Syahrul Amin.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para kader dapat memperoleh banyak pelajaran dari pengalaman senior yang telah lebih dahulu terlibat dalam berbagai proses perjuangan organisasi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ia menjelaskan, dalam diskusi tersebut para peserta tidak hanya membahas persoalan politik, tetapi juga mendiskusikan bagaimana organisasi dapat terus menjaga idealisme, memperkuat kaderisasi, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Pengalaman para senior menjadi pelajaran penting bagi kami. Dari diskusi seperti ini, kader dapat memahami bahwa organisasi bukan sekadar tentang jabatan atau posisi, melainkan proses pembentukan karakter dan kematangan berpikir,” ujarnya.

Syahrul mengharapkan, forum diskusi bersama senior dapat terus dilaksanakan sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Melalui diskusi ini, kami belajar untuk mendengar, memahami berbagai perspektif, serta melihat arah perkembangan yang akan datang sehingga dapat menjadi bekal dalam berorganisasi dan bermasyarakat,” pungkasnya.(Wahyu/*)

Exit mobile version