Pemkab Aceh Besar Apresiasi Pergelaran Seni Gembira Pesantren Teknologi MSBS

Prosesi penabuhan beduk sebagai simbolis pembukaan Seni Gembira yang digelar Pesantren Teknologi Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS), di Kota Jantho, Aceh Besar, Sabtu (22/8/2026) malam. FOTO/ ROLLY

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho —  Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengapresiasi pelaksanaan Pergelaran Seni Gembira yang digelar Pesantren Teknologi Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS) di Kota Jantho, Aceh Besar, Sabtu (22/8/2026) malam.

Apresiasi tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr Agus Jumaidi MPd, saat menghadiri pembukaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan seni yang melibatkan para santri tersebut menjadi wadah positif untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis boarding school.

Agus juga menyampaikan selamat kepada Pesantren Teknologi MSBS yang telah menjalani perjalanan panjang selama 20 tahun di Jantho, Aceh Besar. Ia menilai keberadaan MSBS telah memberikan kontribusi dalam mendukung sektor pendidikan, terutama melalui jenjang SMP dan SMK yang dikelolanya.

“Selamat kepada Pesantren Teknologi MSBS. Kami juga baru mengetahui malam ini bahwa MSBS sudah 20 tahun berada di Jantho, Aceh Besar. Tentunya ini menjadi sebuah perjalanan yang panjang dan luar biasa,” kata Agus.

Ia menilai keberadaan pesantren dengan konsep pendidikan berbasis boarding school menjadi bagian dari cita-cita bersama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, Pemkab Aceh Besar melalui Disdikbud menyatakan siap terus memberikan dukungan dan membuka ruang kolaborasi dengan pihak MSBS.

“MSBS bisa mengisi dan mendukung sektor pendidikan berbasis boarding school seperti ini. Tentunya ini menjadi sebuah cita-cita yang kita dambakan. Dua puluh tahun itu tidaklah singkat, dan luar biasa apa yang telah dilakukan MSBS melalui SMK dan SMP-nya,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr Agus Jumaidi MPd, menyampaikan arahannya pada pembukaan Seni Gembira yang digelar Pesantren Teknologi Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS) di Kota Jantho, Aceh Besar, Sabtu (22/8/2026) malam. FOTO/ ROLLY

Agus menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program pendidikan yang memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan, menurutnya, penting untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas dan keterampilan.

Terkait Pergelaran Seni Gembira, Agus menyebut kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan di bidang seni sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam tampil di hadapan publik.

Ia berharap para santri MSBS, baik dari jenjang SMP maupun SMK, terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti pada penampilan di tingkat sekolah atau daerah.

“Bakat dan minat melalui Pergelaran Seni Gembira ini harus terus dikembangkan. Santri-santri MSBS, baik level SMK maupun SMP, agar terus meningkatkan kemampuannya,” tegasnya.

Kemudian, Agus juga berharap para santri nantinya mampu membawa kemampuan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk mengikuti berbagai ajang seni di tingkat nasional hingga internasional.

“Kita berharap dan mendoakan agar anak-anak kita bukan hanya bisa tampil pada level pergelaran ini, tetapi juga mampu tampil di tingkat nasional, bahkan kalau mau, di tingkat internasional,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ia kembali menegaskan apresiasi Pemkab Aceh Besar terhadap pelaksanaan Pergelaran Seni Gembira yang dinilai sebagai kegiatan positif dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.

“Pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan Pergelaran Seni Gembira yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren MSBS ini. Tentunya akan kita support dan kita dukung untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif,” pungkas Agus.(Wahyu)