Usman SE MSi Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Ruko di Peunayong

* Saat Kebakaran Penghuni Selamatkan Diri Melalui Jendela

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Usman, SE, MSi, menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai untuk Afek (65) korban kebakaran ruko yang berlokasi di pasar sayur Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (23/3/2023) sore. FOTO/ AMZ

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Usman, SE, MSi, menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai untuk Afek (65) korban kebakaran rumah toko (ruko) yang dijadikan sebagai tempat usaha sarapan pagi yang berlokasi di pasar sayur Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (23/3/2023) sore.

Pada kesempatan itu, Usman mengatakan, dirinya turut berduka atas musibah yang menimpa Afek dan keluarga, namun musibah tersebut bisa menimpa siapa saja.

“Kita tidak pernah tau kapan musibah itu terjadi dan kepada siapa terjadi, kita hanya bisa antisipasi saja, namun pasti ada hikmah dari musibah, jadi tetap tabah dan bangkit,” kata Usman memberikan semangat untuk Afek.

Politisi PAN itu, meminta warga Banda Aceh untuk waspada akan penggunaan peralatan apapun yang kiranya dapat menyebabkan musibah. “Kita harus waspada dan bijak dalam menggunakan peralatan yang berpotensi tinggi menyebabkan kebakaran atau apapun itu, dan setidaknya kita harus tanggap terhadap hal-hal seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat mengatakan api berasal dari lantai dua, saat kejadian Afek bersama keluarga sedang beristirahat.

“Ia dan anak-anak sedang beristirahat namun dirasakan terhirup asap di ruang kamar toko lantai duanya,” kata Hidayat.

Untuk menyelamatkan diri, sambung Hidayat, penghuni toko keluar melalui jendela depan menggunakan meja-meja yang telah disusun masyarakat dari luar toko.

“Masyarakat sekitarnya pun menghubungi pihak pemadam kebakaran,” sebutnya.

Saat proses pemadaman api, DPKP Banda Aceh mengerahkan sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya.(Adv)