Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh, Arif Fadillah, SI Kom membuka secara resmi rapat kerja (Raker) DPC Partai Demokrat Bsnda Aceh di Kumala Hotel, Ulee Kareng, Banda Aceh, Selasa (23/12/2025) pagi jelang siang.
Anggota DPRA ini dalam kata sambutannya meminta seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi dan pengurus atau organisasi untuk menatap Pemilu 2029.
Hal itu terkait dengan tema raker DPC Partai Demokrat Banda Aceh yang mengusung tema “Konsolidasi dan Strategi Dalam Pemenangan Pemilu Tahun 2029”.
Raker ini diikuti 60 peserta, dari PAC 9 kecamatan dan DPC Kota Banda Aceh, seperti dilaporkan oleh Ketua Panitia, Ismi Amran yang juga Sekretaris DPC Partai Demokrat Banda Aceh.
Arief menjelaskan Kota Banda Aceh yang memiliki 9 kecamatan telah menjadi kekuatan Partai Demokrat dalam meraih suara menuju kursi DPRK Kota Banda Aceh, DPRA dan juga DPR-RI.
Arief menegaskan penguatan pengurus harus dilaksanakan di seluruh kecamatan. “Dari Lueng Bata sampai Meuraxa dan dari Syiah Kuala sampai Jaya Baru,” ujarnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRA itu juga menyampaikan selamat kepada DPC Partai Demokrat Banda Aceh yang menggelar raker pemenangan Pemilu 2029.
Dia mengaku rindu dengan anggota dan pengurus Demokrat Banda Aceh ini yang pernah dipimpinnya sebelum diamanatkan ke Isnaini Husda.

Sebelum melanjutkan kata sambutan, Arief juga menyampaikan salam dari Ketua BM Partai Demokrat dan Sekjen Partai Demokrat, Riefky Harsya yang sempat berswafoto bersama jurnalis media ini pada kampanya 2024 silam.
“Ada kesan mendalam yang telah kita lewati bersama-sama,” ujarnya. Dia mengungkapkan Partai Demokrat pernah mengalami masa manis, eksekutif dan legislatif dipegang oleh Partai Demokrat.
Seperti diketahui, Mawardi Nurdin merupakan politikus ulung Partai Demokrat yang pernah menjadi Wali Kota Banda Aceh dua periode (2007-2012 dan 2012-2017).
Mawardi dikenal sebagai teknokrat pembangunan pasca-tsunami 2004 meninggal dunia pada 8 Februari 2014 saat masih menjabat, digantikan oleh wakilnya, Illiza Saaduddin Djamal.
Selanjutnya, dia memberi apresiasi kepada Ketua Fraksi Demokrat DPRK Kota Banda Aceh dan seluruh anggota.
Dia meminta anggota DPRK Banda Aceh untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan Pemko Banda Aceh.
Disebutkan hasil raker ini nantinya akan menjadi rencana kerja ke depan. Dia mencontohkan jika ingin memimpin kota dan Ketua DPRK Kota lagi, maka semuanya harus punya semangat kerja lebih tinggi lagi.

Untuk mencapai hal tersebut, dia sepakat dengan Isnaini Husda untuk melakukan restrukturisasi kepengurusan, khususnya tidak aktif lagi, seperti mengganti yang sudah menjadi keuchik, lulus P3K dan lainnya, seperti yang telah disampaikan sebelumnya oleh Isnaini dalam kata sambutannya.
Dia menegaskan hal itu bagian dari persiapan dengan matang dari sekarang untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Arief menyatakan lima kursi di DPRK Kota Banda Aceh harus dipertahankan, jika tidak bisa ditambah. Dikatakan, jika bisa tambah lagi, maka kekuatan politik juga akan meningkat.
Dia juga menyinggung bencana banjir dan longsor dengan harapan semua kader dapat menyalurkan bantuan, baik materi maupun doa untuk para korban. Kemudian, dia memimpin doa dengan mengirim surat Al Fatihah ke korban banjir dan longsor.(Muh)






