Seni Tutur ‘Si Bubur Pedas’ Aceh Tamiang Tetap Hidup

Muhammad Rezki, SPd, pengarang dan pembaca hikayat “Si Bubur Pedas” Aceh Tamiang menunjukkan piala dan penghargaan lomba Mengarang & Membaca Hikayat di ajang Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 Tahun 2023. FOTO/DOK PROKOPIM PEMKAB ACEH TAMIANG

Kabarnanggroe.com, Kuala Simpang – Kesenian tutur kata Kabupaten Aceh Tamiang ‘Si Bubur Pedas’ masih tetap hidup sampai saat ini, bahkan sempat meraih juara 3 lomba Mengarang & Membaca Hikayat dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 di Banda Aceh.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Kontingen Aceh Tamiang, Drs Asra melalui Koordinator Lomba Seni dan Budaya, Elisa, SPd, MPd seusai diumumkan oleh Panitia PKA pada Jumat (10/11/2023) malam.

“Alhamdulillah, kita dapat juara lagi melalui cabang lomba Mengarang & Membaca Hikayat dengan meraih juara tiga dari 23 Kabupaten/Kota yang bertanding,” ujarnya.

Pada lomba Mengarang dan Membaca Hikayat, peserta asal negeri Bumi Muda Sedia ini mengangkat kisah “Si Bubur Pedas” yang menceritakan proses pembuatannya membutuhkan 44 jenis bahan-bahan rempah sesuai dengan tema PKA-8, “Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia.”(Adv)