Aceh Negeri Hujan Air Mata

Karya Hamdani Mulya (Guru SMAN 1 Lhokseumawe)

Gambar : Ilustrasi Puisi

Hujan turun deras, membanjiri jalan-jalan
Membawa kenangan, luka yang tak kunjung hilang
Tanah serambi Mekkah, kini tenggelam dalam air mata
Banjir membawa duka, merenggut harapan dan impian

Aku berjalan di jalan yang terendam
Menapak air mata, yang tak pernah kering
Suara tangis anak-anak, rintihan ibu-ibu
Bergemuruh dalam dada, seperti genderang perang

Hujan tak henti, air tak surut
Banjir membawa luka, yang tak bisa disembuhkan
Tapi di tengah duka, ada hikmah yang tersembunyi
Kita diingatkan, bahwa hidup ini fana dan sementara

Di setiap tetes air, ada doa yang terucap
Memohon ampun, memohon keselamatan
Di setiap langkah kaki, ada harapan yang tumbuh
Menuju cahaya, menuju kebangkitan

Banjir membawa kita, ke lembah kesedihan
Tapi kita tak sendiri, Allah selalu menyertai
Dengan sabar dan tawakkal, kita hadapi ujian
Dengan iman dan takwa, kita jadikan hikmah

Aceh, negeri hujan air mata
Kita berduka, tapi tak menyerah
Kita bangkit, kita maju
Dengan cinta dan kasih, kita jalani hidup

Di setiap rumah yang hancur, ada cerita yang terukir
Di setiap wajah yang lelah, ada kekuatan yang tersembunyi
Kita tidak sendirian, kita ada bersama
Menjalani hidup, dengan harapan dan impian

Hujan akan berhenti, air akan surut
Banjir akan berlalu, tapi kenangan tak akan hilang
Kita akan bangkit, kita akan maju
Dengan hati yang kuat, dengan iman yang teguh

Aceh, negeri hujan air mata
Kita akan terus maju, kita akan terus berjuang
Dengan doa dan harapan, kita akan menang
Dengan cinta dan kasih, kita akan bahagia.

Tawakkal kepada Allah, kita serahkan diri
Dengan sabar dan ikhlas, kita hadapi ujian
Kita akan bangkit, kita akan maju
Dengan hati yang kuat, dengan iman yang teguh.

Hujan akan berhenti, matahari akan bersinar
Aceh akan bangkit, dengan keindahan dan kemegahan
Kita akan terus maju, kita akan terus berjuang
Dengan cinta dan kasih, kita akan bahagia.

Aceh, negeri hujan air mata
Kita akan terus maju, kita akan terus berjuang
Dengan doa dan harapan, kita akan menang
Dengan cinta dan kasih, kita akan bahagia.

Aceh Utara – Lhokseumawe, 20 Desember 2025