Terpilih Aklamasi, Erika Mulyani Pimpin ISSI Banda Aceh Periode 2025–2029

Pimpinan sidang, Deny Ardiansyah menyerahkan SK penetapan terpilih aklamasi sebagai Ketua Pengkot ISSI Kota Banda Aceh periode 2025-2029 kepada Erika Mulyani SEAk dalam Muskot ISSI Kota Banda Aceh, di Kantor Kadin Aceh, Rabu (19/11/2025). FOTO/ DOK KONI BANDA ACEH

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Dalam Musyawarah Kota Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Muskot ISSI) Kota Banda Aceh, terpilih aklamasi Erika Mulyani, SE Ak resmi menjadi Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Banda Aceh periode 2025–2029 melalui rapat pleno yang berlangsung di Kantor Kadin Aceh, Rabu (19/11/2025).

Penetapan tersebut disahkan oleh pimpinan sidang, Deny Ardiansyah, melalui Surat Keputusan Nomor 03/ISSI-BNA/11/2025, yang sekaligus memberikan mandat kepada ketua terpilih untuk menyusun komposisi kepengurusan baru dalam waktu satu bulan.

Ketua Pengkot ISSI Kota Banda Aceh terpilih periode 2025-2029 Erika Mulyani SEAk foto bersama Pimpinan sidang, Deny Ardiansyah dan perwakilan KONI Banda Aceh pada Muskot ISSI Kota Banda Aceh, di Kantor Kadin Aceh, Rabu (19/11/2025). FOTO/ DOK KONI BANDA ACEH

Erika usai terpilih menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pleno, termasuk Pengprov ISSI Aceh, KONI Banda Aceh, klub sepeda, komunitas, pelatih, serta pihak-pihak yang selama ini berperan dalam memajukan olahraga sepeda di Banda Aceh. “Harapan kami semua dapat membantu kepengurusan baru ISSI ini. Kami juga komit untuk melanjutkan program pembinaan yang telah berjalan baik pada periode sebelumnya dan memperkuat fondasi prestasi yang sudah terbentuk,” ujarnya. Pakaian olahraga

Disampaikan juga, sejumlah capaian ISSI Banda Aceh periode 2021–2024, seperti keberhasilan program Sport Talents Quality, terselenggaranya kompetisi pelajar KOSPAL, meningkatnya prestasi atlet Banda Aceh di berbagai kejuaraan, serta progres pembangunan Sirkuit BMX yang saat ini menjadi salah satu venue strategis untuk latihan dan event sepeda. Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar penting untuk membangun organisasi yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Dalam visi dan arah kebijakan kepemimpinannya, Erika menegaskan fokus pada penguatan pembinaan atlet usia dini, penerapan sport science, peningkatan kualitas kompetisi, perluasan kemitraan, serta penataan organisasi agar lebih transparan dan responsif. “Prestasi lahir dari kerja keras yang terencana dan kolaborasi. Dan target kami di PORA bisa berprestasi,” pungkasnya.(Mar/*)