Masjid Jamik Sulthan Malikussaleh Harapkan Perhatian Pemerintah dan Dermawan

Kondisi Masjid Jamik Sulthan Malikussaleh yang memerlukan renovasi, terletak di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (20/2/2026). FOTO/ ABDUL HADI

Kabarnanggroe.com, Lhoksukon — Kondisi Masjid Jamik Sulthan Malikussaleh di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah serta para pengusaha setempat untuk segera dilakukan renovasi, terutama pada bagian atap loteng dan fasilitas air bersih.

Masjid yang telah dimakan usia tersebut dinilai memerlukan perbaikan segera demi kenyamanan jamaah yang melaksanakan salat lima waktu. Selain itu, keterbatasan fasilitas juga berdampak pada aktivitas ibadah, khususnya saat pelaksanaan salat Jumat.

Masjid Jamik Sulthan Malikussaleh merupakan pusat kegiatan keagamaan yang menaungi empat gampong, yakni Kuta Krueng, Beringen, Krueng Mate, dan Kuta Glumpang. Namun, keterbatasan dana dari donasi dan sedekah jamaah membuat renovasi belum dapat dilakukan secara maksimal.

Kondisi bagian dalam Masjid Jamik Sulthan Malikussaleh yang memerlukan renovasi, termasuk perbaikan atap dan perluasan area shalat, terlihat saat pelaksanaan shalat Jumat di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (20/2/2026).FOTO/ ABDUL HADI

Raja Imam masjid, Abah Idris, berharap pemerintah dan para dermawan dapat memberikan perhatian terhadap kondisi masjid yang semakin memprihatinkan.

“Kami berharap adanya bantuan untuk renovasi, karena kondisi masjid sudah dimakan usia dan membutuhkan perhatian segera,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan posaceh.com, saat pelaksanaan salat Jumat pada 20 Februari 2026, kondisi masjid terlihat memerlukan perbaikan dan perluasan area salat. Membludaknya jumlah jamaah membuat sebagian di antaranya harus melaksanakan salat hingga ke area teras masjid.

Masyarakat berharap renovasi dapat segera dilakukan agar kenyamanan dan kekhusyukan ibadah jamaah dapat terjaga, sekaligus mendukung fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan bagi warga sekitar.(Hadi)