Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Terbitkan Buku Biografi “Sol Sepatu Musriadi”

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, resmi menerbitkan sebuah buku biografi berjudul “Sol Sepatu Musriadi”. Buku ini ditulis oleh jurnalis Ihan Nurdin dan diterbitkan oleh Bandar Publishing.

Buku biografi tersebut memotret secara mendalam perjalanan hidup Musriadi sejak masa kecil hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRK Banda Aceh. Kisah yang dihadirkan bukan sekadar catatan perjalanan seorang politisi, melainkan potret perjuangan seorang anak manusia yang tumbuh dari keterbatasan, ditempa oleh kehidupan, dan akhirnya berdiri sebagai sosok pemimpin yang lahir dari rahim rakyat.

Dalam buku ini, Musriadi digambarkan sebagai pribadi yang tumbuh bersama masyarakat. Ia meniti jalan hidup dari bawah, merasakan kerasnya kehidupan sebagai anak yatim yang harus berjuang sejak usia dini demi mempertahankan hidup dan melanjutkan pendidikan. Salah satu bagian paling menyentuh dalam buku ini adalah kisah Musriadi kecil yang bekerja mengerjakan sol sepatu. Dari pekerjaan sederhana itulah lahir judul buku Sol Sepatu Musriadi, yang menjadi simbol ketekunan, kemandirian, dan mimpi yang tidak pernah padam.

Penulis Ihan Nurdin menyampaikan bahwa tidak mudah merangkai seluruh kisah hidup Musriadi ke dalam sebuah buku. Banyak detail perjalanan yang penuh warna, namun tidak semuanya dapat dimuat dalam satu karya. Meski demikian, ia berharap rangkaian cerita yang disajikan dapat memberi gambaran utuh tentang siapa Musriadi dan semangat yang ia bawa dalam memperjuangkan banyak hal, terutama pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Biografi ini mencoba menghadirkan potret lengkap perjalanan hidup Musriadi, khususnya tentang perjuangannya menjadi pribadi yang terdidik. Harapannya, pembaca dapat menyerap inspirasi dan energi dari sosok Musriadi dalam menggapai cita-cita,” tulis Ihan Nurdin dalam pengantar buku.

Buku ini juga menyoroti perjalanan panjang Musriadi dalam dunia pendidikan. Dari seorang anak yatim dengan keterbatasan ekonomi, ia berhasil menamatkan pendidikan sarjana, kemudian melanjutkan hingga meraih gelar magister dan doktor. Semua pencapaian tersebut bukan hadiah instan, melainkan buah dari kerja keras yang tanpa jeda, disiplin tanpa kompromi, serta doa ibu dan keluarga yang tak pernah putus.

Selain pendidikan, perjalanan politik Musriadi juga digambarkan secara jujur dan reflektif. Ia pernah beberapa kali gagal dalam kontestasi politik untuk menjadi anggota DPRK Banda Aceh. Namun kegagalan itu tidak membuatnya berhenti melangkah. Musriadi bangkit kembali, memperbaiki diri, hingga akhirnya dipercaya masyarakat sebagai anggota DPRK Banda Aceh dan kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Banda Aceh. Dari titik terendah hingga titik tertinggi, ia meyakini bahwa setiap kegagalan hanyalah jembatan menuju kemenangan yang lebih bermakna.

Penerbit Bandar Publishing dalam kata sambutannya menyatakan bahwa buku Sol Sepatu Musriadi bukan hanya merekam perjalanan hidup seseorang, tetapi memantulkan cahaya ketabahan, perjuangan, dan doa yang tak pernah putus dari seorang ibu. Buku ini membawa pembaca menelusuri jejak kehidupan Musriadi sejak masa kecil, menyaksikan bagaimana kerasnya kenyataan hidup tidak pernah mematahkan harapan untuk terus bermimpi.
“Dari rak kecil sol sepatu tempat ia bekerja dahulu, lahir karakter yang kuat, jiwa yang tahan ditempa, dan mimpi yang tak pernah padam. Buku ini adalah bukti bahwa hidup selalu memberi ruang bagi mukjizat bagi mereka yang berjuang, berdoa, dan percaya,” tulis pihak penerbit.

Dalam sambutannya, Musriadi mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya buku biografi tersebut. Ia menyebut kehadiran buku ini sebagai anugerah sekaligus amanah besar, karena di dalamnya tergambar bukan hanya perjalanan pribadinya, tetapi juga cerminan perjuangan, doa, dan dukungan banyak pihak yang telah membersamainya sejak awal.

Musriadi menyampaikan terima kasih kepada penulis Ihan Nurdin yang dengan ketekunan, kesabaran, dan ketelitian telah merangkai kisah hidupnya menjadi sebuah narasi yang tidak hanya memuat fakta, tetapi juga nilai-nilai dan hikmah kehidupan. Ia juga mengapresiasi Bandar Publishing yang telah membuka jalan bagi lahirnya buku ini hingga sampai ke tangan pembaca.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan Musriadi kepada keluarga, terutama ibunya yang telah mendidik, membimbing, dan mendoakannya sejak kecil. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada istri tercinta, Yenni Ulfiana, serta anak-anaknya yang menjadi sumber inspirasi dalam setiap langkah perjuangan hidupnya.

“Saya berharap buku ini tidak hanya menjadi catatan perjalanan pribadi saya, tetapi juga menjadi cermin pembelajaran bagi generasi muda untuk terus berkarya, berjuang, dan berkontribusi bagi masyarakat. Dari latar belakang apa pun, setiap orang memiliki peluang untuk tumbuh dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Musriadi, kepada media ini, di Banda Aceh, Kamis (19/2/2026).

Dengan terbitnya buku Sol Sepatu Musriadi, masyarakat diajak mengenal lebih dekat sosok Wakil Ketua DPRK Banda Aceh tidak hanya sebagai wakil rakyat, tetapi sebagai manusia yang ditempa oleh kerasnya kehidupan, dikuatkan oleh doa keluarga, serta dibimbing oleh semangat belajar tanpa henti. Buku ini diharapkan menjadi sumber inspirasi, pengingat, dan motivasi bagi siapa pun yang sedang menapaki jalan terjal kehidupan, bahwa keterbatasan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari sebuah perjuangan menuju masa depan yang lebih bermakna.(Mar/*)