Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Malika Kayla Rasika Daniel, siswi SMPIT Nurul Islah Banda Aceh berhasil meraih juara 1 lomba tahfidz se-Banda Aceh. Malika merupakan putri dari Daniel Abdul Wahab, selaku Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh berlomba di tingkat sekolah menengah.
Ia kembali berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui perjuangan panjang dan kegigihannya dalam mendalami ilmu membaca serta menghafal Al-Qur’an, Malika berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi tingkat sekolah menengah di Banda Aceh.
Pengumuman dan penyerahan hadiah yang turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab berlangsung pada Malam Penganugerahan Insan Berprestasi Kota Banda Aceh 2025, di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Rabu (17/12/2025) malam.

FOTO/ DOK MPA
Prestasi ini bukanlah yang pertama bagi Malika, dimana pada tahun sebelumnya, ia juga berhasil meraih juara pertama pada kompetisi yang sama.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara dua kali berturut-turut membuat Malika semakin bersemangat mendalami bidang tahfiz Al-Qur’an dan mengejar cita-citanya.
Lomba tersebut diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh sebagai upaya membumikan Al-Qur’an di ibu kota Provinsi Aceh.
Wali Kota Banda Aceh saat ini adalah Illiza Sa’aduddin Djamal pada kesempatan tersebut mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada insan berprestasi, baik guru maupun siswa, di tingkat daerah, nasional dan internasional. “Berbagai prestasi prestasi ini merupakan buah kerjasama yang baik dan solid dari semua elemen,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, usai acara mengatakan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi insan pendidikan di Kota Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi. Dengan demikian, Kota Banda Aceh dapat menjadi kota yang maju dan berkualitas. “Tentu kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh dan ini menjadi tanggungjawab kita semua,” pungkas Daniel AW.(Mar)






