Satpol PP dan WH Aceh Jaya Amankan 7 Siswa Bolos Sekolah

Petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar mengamankan siswa yang kedapatan bolos sekolah, di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (18/11/2025). FOTO/ SATPOL PP DAN WH ACEH JAYA

Kabarnanggroe.com, Calang — Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Jaya kembali mengamankan tujuh siswa yang kedapatan membolos sekolah dalam kegiatan Patroli Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranlinmas), di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (18/11/2025).

Patroli rutin tersebut merupakan implementasi Qanun Aceh Jaya Nomor 2 Tahun 2023 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jaya, Drs. Supriadi, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat, Hamdani mengungkapkan, para siswa yang diamankan terdiri dari tiga pelajar tingkat SLTP dan empat siswa SLTA. Mereka ditemukan di sejumlah lokasi berbeda saat petugas melakukan patroli.

“Tiga siswa SLTP kami temukan sedang bersantai di kawasan Pantai Panorama Calang. Mereka bermain handphone, merokok, dan tidak menunjukkan itikad kembali ke sekolah,” ujar Hamdani.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP dan WH Aceh Jaya Hamdani memberikan arahan kepada siswa yang kedapatan bolos sekolah, di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (18/11/2025). FOTO/ SATPOL PP DAN WH ACEH JAYA

Selain itu, dua siswa SLTA lainnya dipergoki berada di gang kios sekitar Calang, sementara dua siswa SLTA ditemukan tengah merokok di sebuah kios di Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee. Seluruh siswa yang terjaring kemudian dibawa untuk mendapat pembinaan dan diarahkan menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen agar tidak mengulangi pelanggaran.

Menurut Hamdani, hasil interogasi menunjukkan fakta memprihatinkan. Sebagian siswa mengaku merokok di rumah dengan sepengetahuan orang tua, bahkan ada yang mencari uang saat jam sekolah.

“Ada siswa yang ketika ditegur pun tetap sibuk bermain handphone. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan, sehingga kami mendorong semua pihak lebih peduli terhadap disiplin dan perkembangan anak,” tegasnya.

Di lokasi terpisah, Tim Patroli Tibumtranlinmas juga menemukan sekitar sembilan siswa SLTP di Gampong Pasi Tulak Bala, Kecamatan Teunom. Mereka terlihat merokok sambil berkumpul mengenakan seragam sekolah. Saat mobil patroli mendekat, para siswa langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor, hingga satu unit kendaraan tertinggal dan diamankan petugas.

“Sekitar 30 menit kemudian, dua siswa datang mengakui kesalahan dan meminta sepeda motornya dikembalikan. Karena menunjukkan itikad baik dan bersedia menandatangani surat pernyataan, kendaraan tersebut kami serahkan kembali setelah pembinaan ditempat,” jelas Hamdani.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi orang tua, guru, dan masyarakat dalam membentuk disiplin para pelajar.

“Kami mengharapkan seluruh pihak ikut membantu mengawasi penerapan disiplin bagi siswa. Mereka adalah generasi penerus yang harus dijaga, diawasi, dan diayomi demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(Wahyu/*)