Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh sukses menyelenggarakan pentas seni akbar Arena Gembira pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Bertempat di lapangan depan pondok, kegiatan ini berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya yang dibawakan oleh para santri.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan dari Aceh Besar, di antaranya AKBP Chairul Ikhsan selaku Kapolres Aceh Besar, Ridha Hidayatullah dari DPRK Aceh Besar, Tengku Abrar dan Umi Seulimum dari Dayah Ruhul Fata, Tgk. Imam dari Meunasah Baro, Ketua IKPM Aceh, Iptu Fadhlulillah, S.T., M.Sos. selaku Kapolsek Seulimum, Mayor Inf. Sumastono dari Danramil, serta sejumlah geuchik dari wilayah Aceh Besar.
Pimpinan PMDG Kampus 8 Aceh, Al-Ustadz Fauzul Halim, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Arena Gembira bertujuan menjadi wadah pendidikan mental dan pengembangan kreativitas santri. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana dakwah melalui seni yang islami serta mempererat ukhuwah antara santri, guru, dan masyarakat.
Ketua panitia, Al-Ustad Nazar Said, menjelaskan rangkaian acara diawali dengan penampilan hadroh sebagai pembuka, dilanjutkan dengan pembawa acara (MC) dan penyampaian pesan dari para ketua panitia. Selanjutnya, Al-Ustadz Fauzul Halim, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Arena Gembira.
Suasana semakin semarak dengan penampilan puisi bertajuk “Ulama Menasihati Umara” yang mengangkat pesan moral tentang hubungan ulama dan pemimpin. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bagian yang memberikan nuansa reflektif di tengah kemeriahan pentas seni.
Berbagai penampilan seni dan budaya turut memeriahkan acara, mulai dari tari Aceh, tari Medan, tari Palembang, nasyid, wotage, tari Arab, Soneta Irama, tari India, Timur Dance, Thailand Dance, hingga pertunjukan band. Para alumni PMDG Kampus 8 juga turut ambil bagian dalam memeriahkan malam Arena Gembira.
Keberagaman pertunjukan tersebut mencerminkan kreativitas santri dalam mengembangkan bakat seni sekaligus mengenal berbagai kebudayaan. Seluruh penampilan disambut dengan antusias oleh para tamu undangan, guru, alumni, dan santri yang hadir.
Acara kemudian ditutup dengan grand closing yang ditandai dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Pimpinan PMDG Kampus 8 Aceh dan Kapolres Aceh Besar. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang melibatkan para tamu undangan, alumni, santri, dan guru.
Penyelenggaraan Arena Gembira menjadi salah satu upaya PMDG Kampus 8 Aceh dalam mengembangkan potensi santri di bidang seni dan kreativitas. Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya memperoleh pengalaman tampil di hadapan publik, tetapi juga belajar membangun kepercayaan diri, menumbuhkan kebersamaan, serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.(Kaffah)
