Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Dalam rangka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, SLB TNCC Banda Aceh menggandeng sejumlah mitra strategis guna memberikan edukasi komprehensif kepada peserta didik baru. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan MPLS yang aman, menyenangkan, edukatif, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
Sejumlah instansi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya DP3AP2KB Kota Banda Aceh yang memberikan materi tentang Sekolah Ramah Anak, BNN Kota Banda Aceh dengan edukasi pencegahan bahaya narkoba melalui program Sekolah Bersih dari Narkoba, serta Puskesmas Kuta Alam yang melaksanakan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain itu, Basarnas juga memberikan materi bertajuk “Sekolah Aman Bencana untuk Semua” sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat dan bencana. Sementara itu, Tim Gugus Depan Pramuka Banda Aceh membekali peserta didik dengan materi kepramukaan yang bertujuan menumbuhkan karakter disiplin, kemandirian, kerja sama, serta kepedulian sosial.
Kepala SLB TNCC, Nanny DM. Ria Hidayati, S.Psi., M.Ed., Gr., menyampaikan bahwa pelibatan berbagai mitra merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik selama MPLS.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan langsung dari para ahli di bidang kesehatan, perlindungan anak, kesiapsiagaan bencana, pencegahan narkoba, serta pendidikan karakter melalui kepramukaan,” ujarnya.
Ria juga mengapresiasi dukungan seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan MPLS tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, dan ramah bagi seluruh peserta didik berkebutuhan khusus.
Melalui kerja sama ini, SLB TNCC berharap MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, meningkatkan wawasan, serta menumbuhkan kesiapan peserta didik dalam menjalani proses pendidikan secara optimal.

Ke depan, kerja sama dengan berbagai instansi akan terus diperkuat melalui program-program pendukung pembelajaran, sehingga peserta didik SLB TNCC semakin adaptif terhadap beragam aktivitas dan pengalaman belajar yang melibatkan pihak eksternal sekolah.*






