MPD Banda Aceh Dorong Sekolah Buka Ruang Kolaborasi dengan Komunitas

Pengurus MPD Kota Banda Aceh menggelar rapat pembahasan terkait inovasi dan terobosan dalam dunia pendidikan di Banda Aceh, di Kantor MPD Kota Banda Aceh, beberapa waktu lalu. FOTO/ DOK MPD KOTA BANDA ACEH

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh mendorong sekolah-sekolah untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas demi meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Ketua MPD Kota Banda Aceh, Dr Drs H Salman Ishak MSi, mengatakan bahwa keterlibatan komunitas merupakan kebutuhan di era digital. Menurutnya, sekolah tidak lagi bisa berjalan secara tertutup, tetapi harus merangkul komunitas sosial, seni, literasi, teknologi, lingkungan, hingga kewirausahaan.

“Kolaborasi dengan komunitas akan memperkaya proses belajar. Siswa bukan hanya mendapat pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan wawasan sosial,” ujar Salman dalam sebuah diskusi pendidikan di Banda Aceh, Kamis (16/10/2025).

Komunitas mahasiswa mengajarkan anak-anak mengolah sampah jadi kerajinan.(Ilustrasi)

Ia mencontohkan program kelas inspirasi, pelatihan keterampilan, workshop, dan mentoring sebagai bentuk nyata sinergi. MPD, lanjutnya, siap menjadi fasilitator dan jembatan antara sekolah dengan komunitas-komunitas yang relevan.

Senada itu, Kepala Sekretariat MPD Kota Banda Aceh, Mukhlizal SH MSi, menilai kolaborasi lintas sektor adalah solusi atas berbagai kendala yang masih terjadi di sekolah, seperti keterbatasan fasilitas, minimnya metode pembelajaran variatif, dan rendahnya minat literasi siswa.

“Komunitas memiliki pengalaman dan pengetahuan praktis yang bisa memperkuat sekolah. Namun, kolaborasi harus terstruktur, terukur, dan sesuai visi sekolah,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, MPD akan menyusun panduan teknis pelibatan komunitas di sekolah agar program berjalan sistematis, aman, dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi, kita berharap lahir generasi Banda Aceh yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan peduli sosial,” tutup Mukhlizal. (Adv)