Daerah  

MIN 7 Aceh Besar Gelar Tafakur Alam, Siswa Belajar Langsung dari Alam dan Sejarah

Kabarnanggroe.com, ACEH BESAR — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Aceh Besar menggelar kegiatan Tafakur Alam atau Outdoor Learning (Outing Class) pada Rabu, (16/09/2026). Kegiatan edukatif tersebut mengajak para siswa belajar di luar ruang kelas dengan mengunjungi Kebun Binatang Gurun Putih Lestari Jantho dan Perpustakaan Dayah Tanoh Abee, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas IV, V, dan VI MIN 7 Aceh Besar, didampingi Kepala Madrasah, dewan guru, serta operator madrasah.

Kepala MIN 7 Aceh Besar, Hermansyah, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tafakur alam merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik di luar lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori di dalam kelas, tetapi juga dapat melihat, mengamati, dan merasakan secara langsung berbagai objek pembelajaran yang ada di lingkungan sekitar.

Kunjungan pertama dilakukan ke Kebun Binatang Gurun Putih Lestari Jantho. Di lokasi ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai jenis satwa sekaligus belajar mengenai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Suasana penuh keceriaan terlihat dari wajah para siswa. Mereka tampak antusias mengamati berbagai satwa dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Bagi para siswa, pembelajaran di alam terbuka menjadi pengalaman yang berbeda dan menyenangkan dibandingkan pembelajaran rutin di ruang kelas.

Setelah itu, rombongan MIN 7 Aceh Besar melanjutkan perjalanan menuju Dayah Tanoh Abee, Kecamatan Seulimeum. Di tempat bersejarah tersebut, para siswa diperkenalkan dengan khazanah keilmuan Islam dan sejarah pendidikan Islam di Aceh, termasuk keberadaan koleksi kitab dan perpustakaan bersejarah yang dikenal sebagai salah satu pusat penyimpanan naskah dan kitab kuno di kawasan Asia Tenggara.

Kunjungan ke Dayah Tanoh Abee menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sejarah, tradisi keilmuan, serta pentingnya menjaga dan melestarikan warisan intelektual Aceh.

Kegiatan Tafakur Alam ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik, seperti rasa syukur kepada Allah SWT, kepedulian terhadap lingkungan, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta penghargaan terhadap sejarah dan budaya daerah.

Para siswa mengaku sangat gembira dan senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh pengalaman baru, mereka juga dapat belajar dan berinteraksi bersama teman-teman serta guru dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.

Dengan adanya kegiatan Tafakur Alam atau Outing Class, MIN 7 Aceh Besar berupaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan menyenangkan. Alam, lingkungan, satwa, sejarah, dan budaya dijadikan sebagai bagian dari sumber belajar untuk memperkaya pengalaman peserta didik.

Kegiatan tersebut tidak hanya meninggalkan kesan menyenangkan bagi para siswa, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap ilmu, kepedulian terhadap alam, serta kesadaran untuk menjaga warisan sejarah dan budaya Aceh.(Herman/*)

Exit mobile version