Harga Sembako di Banda Aceh Tidak Stabil

*Cabai Hijau Alami Fluktuasi Signifikan

Zul Habibi pedagang sembako di Gampong Blang Kecamatan Meuraxa Banda Aceh, Jumat (16/08/2024). FOTO/ILHAM RAMADANI

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Harga sembilan bahan pokok (sembako) di Banda Aceh mengalami ketidakstabilan dalam sepekan terakhir, terutama harga cabai hijau yang menunjukkan fluktuasi signifikan.

“Dua minggu yang lalu, harga cabai hijau berada di Rp 40 ribu per kilogram, sempat turun menjadi Rp 25 ribu per kilogram, dan kini kembali naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram,” ungkap Zul Habibi, seorang pedagang sembako di Gampong Blang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (16/08/2024).

Menurutnya, sembako merupakan kebutuhan dasar sehari-hari masyarakat. Ketidakstabilan harga ini membuat masyarakat khawatir dan tidak nyaman saat berbelanja, terlebih dengan kekhawatiran akan adanya kenaikan harga yang lebih tinggi keesokan harinya. Saat ini, harga cabai hijau berada di Rp 32 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp 40 ribu dan turun ke Rp 25 ribu per kilogram.

Berbagi sembako di Gampong Blang Kecamatan Meuraxa Banda Aceh, Jumat (16/08/2024). FOTO/ILHAM RAMADANI

Sementara harga cabai merah juga mengalami penurunan, dari Rp 50 ribu menjadi Rp 43 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit masih bertahan di Rp 50 ribu per kilogram, bawang merah turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram, dan bawang putih tetap stabil di Rp 40 ribu per kilogram. Harga tomat juga masih berada di angka normal, yakni Rp 13 ribu per kilogram.

“Harga cabai dalam seminggu ini ada yang turun, ada yang naik. Seperti cabai hijau yang pernah mencapai Rp 40 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 25 ribu per kilogram, dan sekarang Rp 32 ribu per kilogram,” ujar Zul Habibi.

Ia menduga, harga-harga ini bisa kembali naik dalam dua minggu mendatang. Faktor yang mempengaruhi kemungkinan kenaikan ini adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 yang akan dibuka pada 8 September 2024, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 15 September 2024, tepat seminggu setelah pembukaan PON.

“Harga-harga ini bisa saja naik karena adanya PON dan Maulid Nabi pada bulan September ini,” pungkasnya.(Ilham Ramadani)