Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI ) masa bakti 2023 – 2027 dengan Ketua Umum M Nasir Syamaun, SIP, MPA dikukuhkan dan dilantik Ketua Umum PB IKASI, Agus Suparmanto di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (15/8/2023) malam.
Bagi M Nasir merupakan yang kedua kali dipercaya sebagai ketua umum hasil musyawarah provinsi (Musprov) di Banda Aceh, 1 April 2023.
Semasa kepemimpinan M Nasir pada periode lalu telah mengantarkan anggar Aceh meraih 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu pada PON XX/2021 Papua. Prestasi tersebut sekaligus menuntaskan 25 tahun dahaga medali emas.
“Dengan kepengurusan yang baru ini menjadi menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi kelemahan dan melakukan langkah pasti ke depan meraih target prestasi pada PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara,” ujar M Nasir usai dilantik.
M Nasir menyebutkan, seusai PON Papua dan selama ini telah mempersiapkan atlet melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI serta Pengprov IKASI Aceh guna menghadapi PON XXI/2024.
Ia mengatakan, pelaksanaan Pelatda terus dilanjutkan IKASI Aceh dari Juli hingga hingga Desember 2023. “Target kita meraih 2 medali emas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, M Nasir menyebutkan era 80 – 90-an anggar Aceh cukup berjaya, sejumlah atlet meraih emas di PON, SEA Games. Meraih medali di Asian Games. Bahkan seorang atlet, Alkindi berhasil tampil di Olimpiade Soul, Korea Selatan, 1988.
Misinya sebagai ketua umum untuk meningkatkan perolehan medali emas di PON Aceh – Sumut sekaligus mengembalikan kejayaan anggar Aceh di nasional.
Sesuai Misi Ketum
Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak mengapresiasi atlet dan pengurus periode lalu yang telah sukses meraih satu emas, satu perak dan dua perunggu di PON Papua.
Abu Razak mengatakan, raihan emas di PON Papua sesuai misi Ketua Umum IKASI Aceh, M Nasir Syamaun dan sekaligus mengembalikan kejayaan anggar Aceh.
Ia berharap anggar dapat meraih banyak medali emas di PON Aceh – Sumut dan anggar bisa menjadi lumbng medali emas bagi Aceh. (Sdm).






