Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Kondisi kolam penampungan air di Mata Ie Kecamatan Darul Imarah yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan dalam beberapa hari terakhir semakin kritis, sehingga berdampak terganggunya pelayanan air bersih ke pelanggan PDAM Tirta Mountala, Aceh Besar dikawasan tersebut.
Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ir Sulaiman MSi melalui Direktur Teknik Ir Salman, M.Si, IPM mengatakan, saat ini sumber air dari Mata Ie mempunyai kapasitas 160 liter perdetik dengan melayani pelanggan sekitar 14.000 lebih pelanggan yang tersebar disejumlah gampong (desa-red).
“Saat ini hanya mampu melayani hanya sekitar 50 persen pelanggan dari biasanya karena dari enam pompa air yang tersedia hanya dua atau tiga pompa yang dapat dioperasikan karena terbatasnya air yang tersedia sehingga pelanggan mengalami krisis air bersih terutama terjadi pada beban puncak,” kata Salman, Minggu (16/4/2023).
Ia menjelaskan, menyangkut dengan keinginan berbagai pihak untuk sementara disuplai air dari Siron Kecamatan Ingin Jaya, pasalnya di Siron mempunyai kapasitas 240 liter perdetik untuk sekitar 22.000 pelanggan. “Untuk itu tidak mungkin dilakukan karena akan muncul persoalan baru krisis air bersih untuk pelanggan di 6 kecamatan lain yang sumber air dari Siron Kecamatan Ingin Jaya,” ungkap pria yang ramah ini.
Begitupun Salman mengakui, pihaknya tetap mencari solusi terbaik yang untuk sementara ini kalaupun pelanggan di kecamatan Darul Imarah dibantu air dari Siron terutama pelanggan yang ada di Jalan Soekarno Hatta dan sekitarnya.
Lebih lanjut, Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala itu juga menanggapi tentang ada permintaan untuk disuplai air dari sumber di Kuta Malaka, hal itu juga tidak mungkin dilakukan karena disana dari air 10.000 liter perdetik melayani untuk sekitar 8.000 pelanggan.
“Untuk itu kami mohon pengertian dari pelanggan dalam kondisi seperti sekarang ini dan kami terus mengoptimalkan melayani pelanggan dengan kapasitas air yang tersedia,” tuturnya.
“Sedangan untuk rumah ibadah seperti masjid, meunasah dan fasilitas lain yang menjadi konsentrasi masyarakat dalam bulan suci ramadhan itu menjadi prioritas kami dalam memenuhi kebutuhan air bersih seperti arahan Pj Bupati Aceh Besar Bapak Muhammad Iswanto, suplay dilakukan dengan mobil tangki jika dengan perpipaan kurang suplay,” demikian Salman.(Aril/*)






