Maulid Nabi di MIN 22 Aceh Besar Meriah, Siswa Tampilkan Kreativitas hingga Santuni Anak Yatim-Piatu

Kabarnanggroe.com, Aceh Besar — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 22 Aceh Besar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas siswa sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim-piatu di lingkungan madrasah.

Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini.

Sejumlah penampilan memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya like maulid, nasyid, rebana, tarian tradisional Aceh, dan drama. Para siswa tampil dengan penuh semangat, menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang seni, budaya, dan keagamaan.

Kepala MIN 22 Aceh Besar, Misdar Mawarni, S.Pd., yang diwakili Wakil Kepala Madrasah, Iqbal, S.Pd., Gr., M.I.Kom., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin madrasah yang memiliki nilai penting dalam pembinaan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menampilkan kreativitas dan bakat yang mereka miliki.

Melalui peringatan Maulid Nabi, madrasah berharap para siswa dapat semakin mengenal keteladanan Rasulullah SAW serta menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Hadir sebagai penceramah, Ustadz Mubasyirullah, Lc., M.Ag., menyampaikan tausiah tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam ceramahnya, ia mengisahkan perjalanan kelahiran Rasulullah sebagai bagian dari sejarah penting Islam yang patut diketahui dan dipahami oleh umat Muslim.

Penyampaian kisah kelahiran Nabi diharapkan dapat menambah pengetahuan keislaman para siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka kepada Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan.

Selain diisi dengan kegiatan keagamaan dan penampilan seni, peringatan Maulid Nabi juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu. Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian dan upaya menanamkan nilai berbagi serta empati kepada sesama sejak usia dini.

Sejumlah pejabat dan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin; Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Suryadi; Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Khalid Wardana; Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, Muhammad; serta Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren, Ikram, bersama jajaran Kemenag Aceh Besar lainnya.(Herman/*)