Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Ribuan massa aksi zikir dilaporkan memaksa masuk ke kompleks Pendopo Gubernur Aceh di Banda Aceh. Massa merusak pintu gerbang pendopo dan mengibarkan bendera bulan bintang di tiang utama, Sabtu (15/8/2026) .
Selain itu, massa menurunkan lambang Garuda yang berada di depan Pendopo Gubernur Aceh serta merobek umbul-umbul HUT Kemerdekaan RI yang terpasang di pagar pendopo.
Aksi kemudian berlanjut ke sejumlah lokasi di Banda Aceh. Massa dilaporkan menurunkan sejumlah bendera yang terpasang di Jembatan Peunayong dan sepanjang Jalan T. Nyak Arief, termasuk bendera yang berada di sejumlah kantor pemerintahan.
Massa juga memasuki Gedung DPRA. Mereka dilaporkan melempar kaca jendela dan menurunkan umbul-umbul yang terpasang di pagar gedung.
Setelah itu, massa berencana melanjutkan aksi ke Kantor Gubernur Aceh. Namun, jumlah massa yang semakin berkurang membuat aksi akhirnya dibubarkan.
Saat ini, Kantor Gubernur Aceh dilaporkan mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Sejumlah kendaraan taktis, termasuk Baracuda dan mobil water cannon milik Brimob, disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan.
Salah seorang peserta aksi mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Aceh, khususnya Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
“Kami kecewa dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf,” ujar salah seorang peserta aksi.
Hingga berita ini ditulis, situasi di sekitar Kantor Gubernur Aceh berada dalam penjagaan aparat keamanan.(Hadi)
